1
1

Membangun Masa Depan Asuransi Jiwa di Graha AAJI

(Tengah) Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono, didampingi oleh  Plt. Ketua Dewan Pengurus AAJI, Handojo G. Kusuma (kiri), dan Plt. Ketua Dewan Pengurus AAJI sekaligus Ketua Tim Pembangunan Grha AAJI, Albertus Wiroyo (kanan) saat peresmian Grha AAJI, Jumat, (23/1). | Foto: Media Asuransi/Widiastuti

Media Asuransi, JAKARTA – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meresmikan Grha AAJI yang berlokasi di Jalan RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Acara grand launchingnya bertepatan dengan Hari Ulang Tahun AAJI ke-24.

Peresmian ini menjadi penegasan komitmen industri asuransi jiwa Indonesia dalam memperkuat pengembangan sumber daya manusia, tata kelola, serta kolaborasi industri sebagai fondasi keberlanjutan jangka panjang.

Acara peresmian dihadiri oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono, jajaran OJK, pimpinan asosiasi perasuransian, serta para CEO dan pimpinan sumber daya manusia perusahaan anggota AAJI. Kehadiran para peserta ini mencerminkan komitmen bersama industri untuk menjadikan Grha AAJI sebagai rumah kolaborasi dan penguatan ekosistem asuransi jiwa nasional.

|Baca juga:Profil Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma, 2 Plt Ketua AAJI yang Baru

OJK menyampaikan apresiasi atas inisiatif AAJI dalam menghadirkan Grha AAJI sebagai fasilitas strategis industri. Ogi Prastomiyono menegaskan bahwa transformasi industri perasuransian membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas.

“Transformasi industri perasuransian harus ditopang oleh sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, dan adaptif terhadap perubahan. Regulasi yang kuat perlu berjalan beriringan dengan komitmen industri dalam membangun kualitas manusianya,” ujarnya.

Ogi menambahkan, di tengah meningkatnya kompleksitas tantangan industri, peran asosiasi menjadi semakin strategis sebagai penggerak peningkatan kualitas industri secara kolektif.

“Keberadaan Grha AAJI kami pandang sebagai langkah konkret dan strategis. Grha AAJI diharapkan dapat berkembang sebagai Center of Excellence, yaitu pusat pembelajaran, pengembangan kompetensi, dan kolaborasi bagi seluruh pemangku kepentingan industri asuransi,” lanjutnya.

|Baca juga: Profil Lengkap Emira E Oepangat, Direktur Eksekutif Baru AAJI per Desember 2025

Menurut OJK, penguatan kompetensi dan tata kelola industri pada akhirnya bermuara pada penguatan kepercayaan publik. “Kepercayaan publik merupakan aset paling berharga bagi industri asuransi. Kepercayaan hanya dapat dibangun melalui tata kelola yang baik, transparansi, serta komitmen yang konsisten dalam melindungi hak dan kepentingan pemegang polis,” tegas Ogi.

Plt. Ketua Dewan Pengurus AAJI sekaligus Ketua Tim Pembangunan Grha AAJI, Albertus Wiroyo, menyampaikan bahwa pembangunan Grha AAJI merupakan hasil dari perjalanan panjang dan kerja kolektif industri sejak 2019.

“Grha AAJI dibangun bukan sekadar sebagai gedung fisik, tetapi sebagai rumah bersama industri dan simbol komitmen jangka panjang untuk memperkuat kualitas serta keberlanjutan industri asuransi jiwa,” ujar Albertus.

Gedung Grha AAJI dengan luas bangunan sekitar ±4.204 meter persegi dirancang sebagai fasilitas modern yang mendukung pembelajaran, kolaborasi, dan inovasi industri, sekaligus menjadi pusat aktivitas strategis AAJI.

|Baca juga:OJK Klaim Permintaan Produk Asuransi Jiwa Terjaga di Tengah Dinamika Industri

Plt. Ketua Dewan Pengurus AAJI, Handojo G. Kusuma, menegaskan bahwa Grha AAJI melalui AAJI Industry University dirancang untuk menjalankan fungsi Center of Excellence industri asuransi jiwa Indonesia.

“AAJI Industry University di Grha AAJI kami rancang bukan sebagai pusat pelatihan konvensional, melainkan sebagai Center of Excellence yang membangun ekosistem pembelajaran dan pengembangan kompetensi industri secara terstandar, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ujar Handojo.

Ia menjelaskan bahwa pengembangan kompetensi berbasis KKNI dan SKKNI, yang diperkaya dengan praktik terbaik serta benchmark internasional, menjadi landasan utama agar pertumbuhan industri selalu sejalan dengan peningkatan kualitas SDM dan perlindungan konsumen.

Melalui peresmian Grha AAJI, AAJI menegaskan perannya tidak hanya sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai mitra strategis regulator dalam mendorong praktik industri yang sehat, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

Ke depan, Grha AAJI diharapkan menjadi rumah bersama industri untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta memperkuat perlindungan finansial yang berkelanjutan bagi Indonesia.

Editor : Wahyu Widiastuti

 

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Allianz Syariah & BTPN Syariah Berkolaborasi Hadirkan Proteksi Terencana
Next Post Allianz Syariah Gandeng BTPN Syariah Hadirkan Proteksi Terencana

Member Login

or