Media Asuransi, JAKARTA – PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) atau Oona Insurance menargetkan pertumbuhan berkelanjutan hingga akhir 2025 seiring kinerja premi yang melampaui rata-rata industri. Perusahaan mencatat lonjakan premi bruto 15,73 persen (yoy) menjadi Rp734,28 miliar per September 2025.
Kinerja itu juga menjadi salah satu pendorong posisi Oona yang masuk jajaran 10 besar asuransi kendaraan bermotor berdasarkan laporan industri kuartal II/2025 AAUI.
Chief Executive Officer Oona Insurance Vincent C Soegianto mengatakan hasil tersebut menjadi validasi atas strategi yang dijalankan selama tiga tahun terakhir sejak perusahaan diluncurkan.
“Sepanjang tahun ini, kami mencatat pertumbuhan dua digit pada premi bruto tertulis, atau lebih dari dua kali rata-rata industri, didorong oleh underwriting yang disiplin serta operasional yang lebih efisien,” ujar Vincent, kepada Media Asuransi, dikutip Rabu, 19 November 2025.
Ia menambahkan salah satu pendorong utama pertumbuhan berasal dari produk asuransi kendaraan listrik yang mencatat kenaikan signifikan.
“Salah satu kontributor utamanya adalah asuransi kendaraan listrik kami, yang tumbuh tujuh kali lipat pada paruh pertama 2025,” ucapnya.
Secara umum, pendapatan premi asuransi kendaraan bermotor Oona Insurance per kuartal III/2025 mencapai Rp664 miliar. Nilainya meningkat sekitar 11 persen dibandingkan dengan posisi pada 2023 yang sebesar Rp496 miliar.
Selain pasar kendaraan listrik, Oona juga memperluas penetrasi melalui kanal digital dan embedded bersama mitra seperti GoPay, Green SM, dan VFS Global.
Perusahaan menilai kolaborasi tersebut mampu memperbesar jangkauan konsumen, termasuk melalui platform direct-to-consumer myoona.id yang mencatat pertumbuhan lebih dari tiga kali lipat secara tahunan.
Memasuki dua bulan terakhir 2025, Vincent mengatakan, pihaknya akan fokus pada inovasi produk perlindungan untuk mobilitas, gaya hidup, dan kesehatan. Perusahaan juga bersiap memperkuat basis multi-lini untuk menjaga pertumbuhan premi sekaligus mempertahankan profitabilitas yang berkelanjutan.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
