Media Asuransi, JAKARTA – Pacific Prime Indonesia meresmikan kantor baru di Wisma 46, Jakarta. Ini bagian dari langkah perusahaan memperkuat ekspansi bisnis di pasar asuransi nasional. Relokasi ini dilakukan setelah satu tahun perusahaan beroperasi di Indonesia dengan pertumbuhan awal yang dinilai positif.

Ketua Umum APPARINDO yang juga Ketua Umum DAI, Yulius Bhayangkara (kiri) bersama Ketua Umum APARI, Abdul Rohman (kanan) berfoto bersama jajaran manajemen Pacific Prime, Fredy Ang, Dikrektur Utama (dua dari kiri), Yurita Puji Agustiani, Komisaris Utama, (tengah) dan Direktur, Reza Surya Permana (dua dari kanan) pada acara seremonial peresmian kantor baru, PAcific Prime, di Jakarta, Senin (30/3/26). | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi
Presiden Direktur Pacific Prime Indonesia Fredy Ang menyebut peresmian kantor baru tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan bisnis perusahaan di Tanah Air.
|Baca juga: Tak Sekadar Jual Polis, Ini Strategi Pialang Asuransi di Tengah Ketidakpastian Global
“Peresmian kantor baru ini salah satu milestone penting bagi Pacific Prime Indonesia. Ini mencerminkan komitmen jangka panjang kami terhadap pasar Indonesia sekaligus memperkuat posisi di industri. Kehadiran di Wisma 46 menjadi simbol kesiapan kami untuk terus berkembang dan memberikan layanan lebih optimal bagi klien ke depannya,” saat ditemui Media Asuransi di Jakarta, Senin, 30 Maret 2026.
Selama satu tahun pertama beroperasi, perusahaan mengklaim telah membangun fondasi bisnis yang kuat, termasuk menjalin kerja sama dengan berbagai mitra strategis serta mulai memperoleh kepercayaan dari klien. Meski masih dalam tahap awal, perusahaan menilai prospek pertumbuhan ke depan cukup menjanjikan
Sebagai broker yang relatif baru di Indonesia, Pacific Prime mengandalkan strategi layanan berbasis kualitas, transparansi, serta solusi disesuaikan dengan kebutuhan klien. Perusahaan juga memanfaatkan pengalaman global dan dukungan teknologi untuk menjaga standar layanan tetap konsisten.
Dukungan dari kantor pusat di Hong Kong turut menjadi faktor penting dalam pengembangan bisnis di Indonesia. Bantuan tersebut mencakup pelatihan, teknologi, hingga pendanaan, yang dinilai mampu mempercepat pertumbuhan sekaligus memastikan standar layanan global dapat diterapkan di pasar domestik.
|Baca juga: Pengembangan SDM Pialang Asuransi Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing
Dalam menggarap pasar Indonesia, perusahaan mengombinasikan pengalaman global dengan pendekatan lokal. Hal ini dinilai penting mengingat tingkat penetrasi asuransi di Indonesia masih relatif rendah, sehingga edukasi pasar menjadi salah satu fokus utama.
Ke depan, Pacific Prime menargetkan perluasan jaringan klien korporasi, peningkatan kompetensi tim, serta penguatan kapabilitas digital. Perusahaan juga melihat potensi pasar asuransi Indonesia masih sangat besar, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan dan pertumbuhan kelas menengah.
Meski demikian, perusahaan mengakui tantangan utama dalam satu tahun pertama adalah membangun kesadaran merek dan kepercayaan di tengah persaingan industri yang cukup ketat. Adaptasi terhadap regulasi lokal juga menjadi bagian dari proses pembelajaran bisnis di Indonesia.
“Dengan kantor baru ini, kami menargetkan pertumbuhan bisnis lebih agresif, peningkatan jumlah klien, serta penguatan tim lokal. Kami juga ingin memperkuat posisi kami sebagai broker terpercaya yang memberikan solusi inovatif dan bernilai tambah bagi klien di Indonesia,” pungkasnya.
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
