1
1

Premi Asuransi Kesehatan Biaya Aktual Korsel Akan Naik di 2026

Ilustrasi gedung bertingkat di Korea Selatan | Foto; Doc

Media Asuransi, GLOBAL –  Premi untuk skema asuransi kesehatan biaya aktual dengan 40 juta peserta di Korea Selatan diperkirakan naik sebesar 7,8 persen pada 2026. Demikian hasil laporan Asosiasi Asuransi Jiwa dan Umum Korea,

Melansir Insurance Asia Review, Senin, 29 Desember 2025, dalam sebuah laporan di Chosun Daily menyebutkan bahwa asuransi biaya aktual generasi keempat, yang mengalami kenaikan tarif terbesar tahun depan, akan mengalami kenaikan dalam kisaran 20 persen. Pada generasi ketiga akan naik sekitar 16 persen, generasi kedua sekitar lima persen, dan generasi pertama sekitar tiga persen.

Asuransi kesehatan berbasis biaya dibagi menjadi empat generasi berdasarkan periode pendaftaran. Generasi pertama dijual hingga September 2009, generasi kedua hingga Maret 2017, generasi ketiga hingga Juni 2021, dan generasi keempat saat ini sedang dijual.

Peserta yang mendaftar lebih awal menikmati cakupan yang lebih luas tetapi membayar premi yang lebih tinggi. Untuk pria berusia 40-an, premi bulanan rata-rata untuk asuransi biaya aktual generasi pertama tahun ini adalah KRW54.000, generasi kedua KRW34.000, generasi ketiga KRW23.000, dan generasi keempat KRW15.000.

|Baca juga: Klaim Membengkak, Premi Asuransi Kesehatan di Korsel Bakal Naik Tajam di 2026

Industri asuransi meyakini bahwa kenaikan premi tidak terhindarkan akibat pengobatan medis yang tidak ditanggung secara berlebihan dan kerugian yang terakumulasi, dengan rasio kerugian melebihi 100 persen.

Tercatat, kuartal ketiga 2025, rasio kerugian untuk asuransi biaya aktual generasi keempat mencapai 147,9 persen, meliputi generasi ketiga sebesar 138,8 persen, generasi pertama 113,2 persen, dan generasi kedua 112,6 persen, dengan semua generasi mengalami defisit kronis.

Lima perusahaan asuransi besar Korea Selatan seperti Samsung Fire & Marine Insurance, DB Insurance, Hyundai Marine & Fire Insurance, KB Insurance, dan Meritz Fire & Marine Insurance, telah melaporkan total pembayaran klaim asuransi biaya aktual untuk tiga kuartal pertama tahun 2025 sebesar KRW8,4848 triliun, meningkat 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di sisi ortopedi menyumbang 22,3 persen dari total pembayaran, dengan item yang tidak ditanggung seperti terapi manual dan terapi gelombang kejut ekstrakorporeal disebut sebagai faktor utama yang mendorong rasio kerugian.

Editor: Irdiya Setiawan 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post QBE Tunjuk Dua Bos Baru, Siapa Saja?  
Next Post Hong Kong Dorong Dana Asuransi Masuk ke Kripto dan Infrastruktur

Member Login

or