Media Asuransi, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Mayor Jenderal TNI (Purn) Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan periode 2026–2031. Ia menggantikan Ali Ghufron Mukti untuk memimpin lembaga yang mengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Penunjukan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 17/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan. Masa jabatan direksi berlaku selama lima tahun.
“Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menetapkan pengangkatan Dewan Pengawas serta Direksi BPJS Kesehatan periode 2026-2031 melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/P Tahun 2026,” demikian keterangan resmi BPJS Kesehatan, dikutip Senin, 23 Februari 2026.
Profil Prihati Pujowaskito
Prihati Pujowaskito lahir di Solo pada 29 Maret 1967. Ia adalah dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dengan keahlian di bidang tindakan intervensi koroner. Sebagian besar kariernya dihabiskan di lingkungan kesehatan militer.
|Baca juga: Sah! Ini Susunan Dewan Pengawas dan Direksi Baru BPJS Kesehatan 2026-2031
|Baca juga: Ekonom Permata Bank Beberkan 4 Risiko Global yang Berdampak ke Ekonomi RI
|Baca juga: Permata Bank Nilai Suku Bunga Kredit Perbankan Berpeluang Turun Bertahap
Pendidikan kedokterannya ditempuh di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan spesialis jantung dan pembuluh darah di Universitas Airlangga dan menyelesaikannya pada 2007.
Tak hanya fokus pada bidang klinis, Prihati juga mengambil pendidikan Magister Manajemen Rumah Sakit pada 2015 dan meraih gelar Doktor Hukum Kesehatan pada 2022. Pada 2024, ia mengikuti pelatihan kardiologi intervensi untuk memperdalam keahliannya.
Karier militernya dimulai pada 1990 sebagai perwira TNI. Pada pertengahan 1990-an hingga awal 2000-an, ia bertugas sebagai perwira kesehatan di satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Selanjutnya, ia banyak berkiprah di rumah sakit militer, seperti RS TNI AD Dustira Cimahi dan RSPAD Gatot Soebroto. Di kedua rumah sakit tersebut, ia pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Jantung dan menduduki sejumlah posisi manajerial, termasuk Direktur Penunjang Medik dan Direktur Pengawasan Medik.
Sebelum dipercaya memimpin BPJS Kesehatan, Prihati menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan RI periode 2023–2025. Ia juga aktif sebagai dosen di bidang penyakit jantung dan penyakit dalam.
Selain itu, sejak 2019 ia tercatat sebagai bagian dari Panel Ahli Dokter Kepresidenan Republik Indonesia. Di bidang akademik, ia menulis karya ilmiah terkait jaminan sosial dan hukum kesehatan.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
