Media Asuransi, GLOBAL – Prudential plc membukukan kenaikan laba operasional setelah pajak sebesar tujuh persen secara tahunan menjadi US$1,37 miliar pada semester I/2025. Sedangkan laba setelah pajak berdasarkan standar IFRS tercatat sebesar US$1,34 miliar.
Melansir Insurance Asia, Jumat, 29 Agustus 2025, pendapatan per saham naik 12 persen menjadi 49,3 sen. Laba bisnis baru dengan basis traditional embedded value juga tumbuh 12 persen menjadi US$1,26 miliar, sedangkan operating free surplus dari portofolio asuransi yang sudah berjalan dan manajemen aset meningkat 14 persen menjadi US$1,56 miliar.
|Baca juga: LPS Klaim Kinerja Perbankan Tetap Kinclong di Tengah Ketidakpastian Global
|Baca juga: Pemerintah Genjot Pembiayaan di Sektor Produktif Lewat 4 Skema Kredit, Apa Saja?
Ekuitas group TEV tercatat mencapai US$35 miliar atau setara 1.354 sen per saham. Rasio free surplus berada di level 221 persen, turun dari 234 persen pada akhir 2024. Adapun GWS shareholder surplus atas GPCR mencapai US$16,2 miliar dengan coverage ratio sebesar 267 persen.
Sepanjang Januari hingga Juni 2025, Prudential telah melakukan pembelian kembali 72 juta saham senilai US$711 juta dan menargetkan program buyback tersebut selesai sebelum akhir tahun. Perseroan juga meningkatkan dividen interim pertama sebesar 13 persen menjadi 7,71 sen per saham.
Ke depan, Prudential menargetkan pertumbuhan dividen tahunan lebih dari 10 persen pada periode 2025 hingga 2027, dengan tambahan pembelian kembali saham sebesar US$500 juta pada 2026 dan US$600 juta pada 2027.
|Baca juga: Optimalkan Potensi Zakat Indonesia, BSI Luncurkan Green Zakat Framework
|Baca juga: Kementerian BUMN Dukung Penuh Program Listrik Desa dan Koperasi Desa Merah Putih
Hingga akhir 2027, total nilai pengembalian kepada pemegang saham diperkirakan melebihi US$5 miliar, belum termasuk potensi dana dari rencana IPO ICICI Prudential Asset Management.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News