Media Asuransi, JAKAARTA –Allianz Utama Indonesia mencatat 6.797 klaim terkait keterlambatan keberangkatan dan perubahan perjalanan di sepanjang Januari hingga November 2025. Terdiri dari 1.824 klaim kehilangan dan kerusakan bagasi, serta 1.041 klaim biaya pengobatan. Data ini menunjukkan bahwa risiko perjalanan dapat terjadi dalam berbagai situasi saat bepergian.
|Baca juga: Allianz Indonesia Ajak Orang Tua Mengenal Karakter Anak
Di balik semarak liburan dan keseruan di perjalanan, selalu ada risiko yang mengintai, terlebih di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Keterlambatan keberangkatan, perubahan jadwal penerbangan, hingga kehilangan atau kerusakan bagasi kerap menjadi kendala selama perjalanan.
Head of Personal Lines Allianz Utama Indonesia Alwin Jasim menyampaikan bahwa risiko perjalanan dapat terjadi kapan saja. ‘’Dengan perlindungan yang tepat, apapun rencana perjalanan yang dimiliki bisa tetap terwujud meski menghadapi situasi yang tidak terduga selama perjalanan,’’ dalam keterangannya, Senin, 22 Desember 2025.
|Baca juga: OJK: Asuransi Stabilitator Ekonomi Jangka Panjang
Agar perjalanan tetap terasa nyaman, kesiapan perlindungan menjadi hal penting dalam perencanaan liburan. Sebagai bagian dari solusi perlindungan perjalanan, wisatawan dapat mempertimbangkan Allianz TravelPro, produk asuransi perjalanan yang memberikan perlindungan komprehensif dan fleksibel.
Mulai dari perlindungan medis, evakuasi dan repatriasi darurat, perlindungan atas penundaan penerbangan, hingga kehilangan bagasi, Allianz TravelPro membantu wisatawan menikmati perjalanan dengan lebih tenang.
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
