Media Asuransi, GLOBAL – Lebih dari tujuh dari 10 orang dewasa muda di Asia atau 71 persen yang menanggapi studi Prudential plc memilih perencanaan keuangan yang jelas daripada spontanitas. Hal itu karena mereka mempertahankan kebiasaan asuransi dan investasi yang konsisten.
Melansir Insurance Asia, Selasa, 13 Januari 2026, penelitian tersebut bertajuk ‘Financial Mindset of Young Adults in Asia‘, mensurvei lebih dari 5.300 orang dewasa muda berusia 20 hingga 35 tahun di tujuh pasar Asia, termasuk Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, dan Thailand.
Dalam studi tersebut, ditemukan 63 persen generasi muda di Asia percaya hidup dalam ketidakpastian kini menjadi sebuah norma dan keamanan finansial adalah kekhawatiran utama mereka yaitu sebesar 77 persen.
|Baca juga: Bappenas Sebut Program MBG dan Danantara Jadi Solusi Atasi Persoalan Struktural
|Baca juga: Bappenas: Kebijakan Fiskal Kunci Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sesuai Arah RPJMN 2025–2029
|Baca juga: Tok! OJK Setujui Asuransi Kredit untuk Pindar Lewat Skema Konsorsium
Hal ini melampaui tanggung jawab keluarga sebanyak 53 persen, kesehatan 52 persen, karier dan pendidikan 42 persen. Selain itu, para responden mempunyai pandangan keuangan pribadi yang positif, dengan 64 persen menyatakan keyakinan bahwa mereka akan memiliki cukup uang untuk mendanai masa pensiun.
Sementara survei Prudential juga menemukan generasi muda di Asia melakukan pendekatan investasi dengan profil risiko terukur dan perspektif jangka panjang. Sekitar 42 persen memilih investasi berisiko tinggi untuk mendapatkan keuntungan lebih tinggi, dan 40 persen lebih memilih opsi yang aman dan berisiko rendah seperti deposito untuk menjaga tabungan.
Dengan hampir 60 persen lebih memilih instrumen investasi yang dirancang untuk dimiliki dalam jangka waktu lama. Lebih lanjut, generasi milenial dan Gen Z diperkirakan mencapai setengah dari konsumen Asia-Pasifik pada 2030.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
