Media Asuransi, GLOBAL – Zurich Resilience Solutions yang merupakan bagian dari Zurich Insurance telah resmi mendirikan praktik Penasihat Risiko Pusat Data khusus. Langkah tersebut dilakukan dengan menyatukan lebih dari 100 insinyur risiko spesialis.
Melansir Insurance Asia, Jumat, 23 Januari 2026, tim ini akan mendukung klien di seluruh siklus hidup pusat data, mulai dari perencanaan dan konstruksi hingga pengoperasian, dan pengembangannya
|Baca juga: BRI (BBRI) Siap Tebar Dividen Interim Rp137 per Saham, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini!
|Baca juga: Bos OJK Harap Penyaluran Pendanaan Pindar Meningkat di Ramadan 2026
|Baca juga: Update Kasus Investree, OJK: Proses Verifikasi Data Dilaksanakan Bertahap dan Cermat!
Selain itu, Zurich baru-baru ini juga telah meluncurkan solusi Data Center Project Guard, yang menyesuaikan perlindungan risiko pembangun untuk proyek-proyek pusat data. Pengeluaran pusat data meningkat 92 persen secara tahunan (yoy) menjadi US$32,9 miliar pada November 2025, dengan investasi global diproyeksikan mencapai US$6,7 triliun pada 2030.
Seiring dengan semakin banyaknya fasilitas yang dibangun untuk mendukung komputasi awan dan AI, operator menghadapi paparan yang lebih tinggi terhadap penundaan konstruksi, waktu henti, insiden keselamatan, dan cuaca ekstrem, sehingga mendorong permintaan akan rekayasa risiko khusus.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
