Media Asuransi, JAKARTA – Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, terus mendorong pengembangan pariwisata terintegrasi di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dukungan tersebut diwujudkan melalui kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Bali, NTB dan NTT yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Regional Bali – Nusra di Golo Mori Convention Center (GMCC), Kawasan The Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.
Sebagai holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata, InJourney berkomitmen mengintegrasikan konektivitas dari hulu ke hilir melalui layanan bandara, aviasi dan pengelolaan destinasi.
|Baca juga: InJourney Group Tingkatkan Kapasitas SDM Pariwisata Labuan Bajo
Melalui anak usahanya, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), pengembangan kawasan pariwisata dilakukan secara terencana, berkualitas dan berkelanjutan.
Menurut Direktur Utama InJourney Maya Watono, integrasi layanan tersebut tidak hanya memperkuat konektivitas antardestinasi, tetapi juga mendorong peningkatan pergerakan wisatawan di kawasan Bali, NTB dan NTT.
|Baca juga: Tiket KA H-3 Lebaran Sudah Bisa Dipesan, Segera Amankan Kursi Anda
“Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam mendukung kerja sama Bali – Nusra, sekaligus menghadirkan dampak ekonomi dan sosial yang nyata bagi daerah,” kata Maya Wartono dalam keterangannya, Senin, 2 Februari 2026.
|Baca juga: InJourney Komitmen Hadirkan Kenyamanan di Bandara dan Destinasi Wisata
Sebagai bagian dari InJourney Group, ITDC berperan strategis dalam penyediaan dan pengelolaan infrastruktur Meeting, Incentive, Conference and Exhibition (MICE) berstandar internasional di Kawasan The Golo Mori, yang menjadi lokasi penandatanganan PKS lintas provinsi tersebut.
Sementara itu, Plt Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar menegaskan bahwa kerja sama Bali – Nusra merupakan langkah strategis dalam membangun kawasan pariwisata yang saling terhubung dan berkelanjutan.
Dia menambahkan, kolaborasi antar pemerintah provinsi menjadi fondasi penguatan ekosistem pariwisata terintegrasi dan peningkatan konektivitas destinasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi regional.
Editor: Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
