Media Asuransi, JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi nasional melalui percepatan hilirisasi dan penguatan sektor-sektor strategis. Langkah ini dinilai krusial untuk mendorong penciptaan lapangan kerja sekaligus meningkatkan daya saing industri dalam negeri.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan saat ini pemerintah tengah mendorong 18 proyek hilirisasi dengan total nilai investasi mencapai Rp618 triliun. Proyek tersebut diproyeksikan mampu menyerap sekitar 276 ribu tenaga kerja dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
“Pemerintah mendorong 18 proyek hilirisasi dengan investasi Rp618 triliun dan akan menyerap 276 ribu tenaga kerja,” ucap Airlangga, dalam Nusantara Economic Outlook 2026, di Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.
Selain hilirisasi, pemerintah juga memprioritaskan penguatan sektor pertanian dan peternakan. Menurut Airlangga, kedua sektor tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta program swasembada pangan yang saat ini tengah dijalankan.
|Baca juga: Komisaris Ultra Jaya Borong 9,08 Juta Saham ULTJ, Porsi Kepemilikan Naik Jadi 1,45%
|Baca juga: Ashmore Asset Management Indonesia (AMOR) Siap Tebar Dividen, Cek Jadwalnya!
|Baca juga: Visa Komitmen Sediakan Pembayaran Digital yang Aman untuk Dukung Ekonomi Indonesia
“Pemerintah juga mendorong sektor pertanian dan peternakan yang sangat terdorong dan terbantu oleh program MBG dan program swasembada pangan,” ungkap Airlangga.
Di sektor konstruksi, pemerintah turut mengakselerasi pertumbuhan ekonomi melalui program pembangunan tiga juta rumah. Program tersebut diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan hunian masyarakat, tetapi juga menggerakkan industri konstruksi beserta rantai pasok dan sektor pendukung lainnya.
Dalam kesempatan itu, Airlangga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pelaku ekonomi, serta dukungan media dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Saya optimistis dengan kolaborasi dan kerja keras kita bersama, pertumbuhan ekonomi dapat kita capai yang tentunya memberi kesejahteraan dan memberi lapangan kerja kepada rakyat Indonesia,” tutupnya.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
