1
1

Dinamika Global Masih Berlanjut, BI Siapkan Banyak Jurus untuk Jaga Stabilitas Rupiah

Deputi Gubernur Senior Bank Indoensia (BI) Destry Damayanti. | Foto: Media Asuransi/Sarah Dwi Cahyani

Media Asuransi, JAKARTA – Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan bank sentral telah menyiapkan berbagai strategi ke depan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika global dan tekanan eksternal yang masih berlangsung.

“Selain intervensi yang kita lakukan, kami (BI) juga akan mengoptimalkan operasi moneter dengan segala instrumen yang kami miliki,” ujar Destry, dalam konferensi pers Hasil RDG BI, Rabu, 21 Januari 2026.

Menurut Destry, optimalisasi tersebut dilakukan antara lain melalui pemanfaatan dari Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) atau pengelolaan suku bunga, serta upaya menjadikan aset rupiah semakin menarik bagi investor dengan imbal hasil yang kompetitif.

|Baca juga: Rupiah Ambruk di Awal Tahun, BI Beberkan Akar Masalahnya!

|Baca juga: BI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 5,7% di Kuartal I/2026

|Baca juga: Perluas Ekosistem Pembayaran Digital, BI Bidik Transaksi QRIS Tembus 17 Miliar di 2026 

Selain kebijakan moneter, lanjutnya, BI juga mendorong penggunaan mata uang selain dolar Amerika Serikat (AS) dalam transaksi internasional sebagai bagian dari strategi jangka menengah menjaga stabilitas rupiah. Destry menambahkan terdapat perkembangan positif pada Local Currency Transaction (LCT) sepanjang 2025.

“Kalau kita lihat data LCT di akhir desember, sepanjang tahun (dari) Januari sampai Desember 2025 ternyata volumenya itu meningkat dengan sangat besar. Di mana Desember akhir LCT kita mencapai US$25,66 miliar, dan angka ini jauh meningkat dibandingkan dengan tahun lalu 2024 yang besarnya adalah US$12,5 miliar,” ungkap Destry.

Peningkatan tersebut mencerminkan semakin luasnya penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan dan keuangan lintas negara, sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI, Peredaran Uang Primer Naik 11,4% di Desember 2025
Next Post BI Catat QRIS Tap Tembus 1,44 Juta Transaksi Senilai Rp28 Miliar di Triwulan IV/2025

Member Login

or