Media Asuransi, JAKARTA –MR.D.I.Y. Indonesia memperkirakan terjadi peningkatan belanja masyarakat menjelang Ramadan, pada pertengahan Februari 2026. Belanja masyarakat diperkirakan pada kebutuhan esensial.
Presiden Direktur MR.D.I.Y. Indonesia, Edwin Cheah, menyampaikan bahwa pola belanja konsumen ke depan, diperkirakan semakin berorientasi pada kebutuhan esensial dan kegunaan jangka panjang. Konsumen cenderung memilih produk yang praktis dan serbaguna untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari.
“Belanja untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari ini, merupakan pembelian yang dilakukan secara konsisten dalam siklus belanja rutin, tidak terbatas pada periode promosi maupun momentum musiman tertentu,” kata Edwin dalam keterangan tertulis, Rabu, 28 Januari 2026.
|Baca juga: Laba Bersih MR.D.I.Y. Indonesia (MDIY) Tumbuh 12,7% di Kuartal III/2025
Menyambut bulan Ramadan, MR.D.I.Y. Indonesia memproyeksikan peningkatan aktivitas belanja. Peningkatan ini khususnya pada belanja yang untuk produk penunjang kebutuhan rumah tangga, perlengkapan dapur, serta item yang mendukung momen kebersamaan keluarga.
“Seiring menguatnya keandalan MR.D.I.Y. memenuhi kebutuhan masyarakat, belanja Ramadan tahun ini diperkirakan banyak dilakukan lebih awal dan terencana,” tutur Edwin.
|Baca juga: Berikut Pola Belanja Konsumen untuk Bantu Brand Maksimalkan Penjualan Online di Ramadan 2026
Dia tambahkan, hal ini diperkirakan terjadi seiring meningkatnya minat konsumen dalam memanfaatkan promosi yang ditawarkan MR.D.I.Y. Indonesia dan penawaran bernilai. Pola ini mencerminkan upaya masyarakat dalam menjaga daya beli di tengah kondisi ekonomi saat ini.
Dengan pemahaman yang semakin mendalam terhadap perilaku konsumen, MR.D.I.Y. Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan pilihan produk yang relevan, mudah diakses, dan bernilai guna tinggi bagi keluarga Indonesia di berbagai wilayah.
“Kami melihat bahwa konsumen semakin bijak dalam berbelanja. Prioritas pemenuhan kebutuhan rumah tangga kini dibarengi dengan pertimbangan fungsi, relevansi, dan fleksibilitas produk. Terlebih, keterjangkauan harga MR.D.I.Y. Indonesia juga mendukung konsumen untuk berbelanja secara lebih efisien. Alhasil, mereka dapat mengalokasikan anggarannya untuk kebutuhan primer lainnya,” kata Edwin.
Editor: Edi Santosa
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
