Media Asuransi, JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) memberikan diskon tarif sebesar 20 persen untuk muatan kontainer guna mendukung kelancaran distribusi barang pascalebaran.
Program ini berlaku untuk reservasi yang dilakukan mulai 27 Maret hingga 30 April 2026 dan tidak terikat pada tanggal keberangkatan kapal.
Diskon 20 persen ini berlaku khusus untuk tarif fleet pada muatan dry container dan reefer container yang diangkut menggunakan lima kapal yaitu KM Dobonsolo, KM Ciremai, KM Gunung Dempo, KM Dorolonda, dan KM Sinabung, sesuai trayek reguler masing-masing kapal.
|Baca juga: Selama Musim Lebaran 2025, Pelni Angkut 646.554 Penumpang
Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda menyampaikan bahwa diskon ini hanya berlaku untuk tarif fleet, sedangkan biaya handling atau bongkar muat tetap mengikuti tarif normal di masing-masing pelabuhan.
“Program diskon ini untuk muatan kontainer merupakan langkah strategis kami menjaga stabilitas kinerja angkutan barang, khususnya pada periode low season setelah arus mudik Lebaran,” ujar Ditto dalam keterangannya, Kamis, 2 April 2026.
Ditto juga menambahkan bahwa program ini tidak berlaku untuk pengiriman kontainer kosong yang memiliki skema tarif tersendiri. “Diskon ini berlaku bagi shipper reguler dan tidak ada batasan kuota per pengirim selama kapasitas ruang kapal pada KM Dobonsolo, KM Ciremai, KM Gunung Dempo, KM Dorolonda, dan KM Sinabung masih tersedia.
|Baca juga: Fitch Afirmasi Peringkat PELNI AAA dengan Outlook Stabil
Pelanggan dapat melakukan reservasi langsung melalui MyCargoo di aplikasi PELNI Mobile atau menghubungi kantor cabang PELNI terdekat,” tambah Ditto.
Ditto menargetkan program ini dapat meningkatkan load factor muatan kontainer pada kapal penumpang hingga minimal 70 persen selama periode pascalebaran. “Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong peningkatan volume muatan serta memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam mendistribusikan barang ke berbagai wilayah, termasuk wilayah 3TP,” ujar Ditto.
Melalui program ini, PELNI berkomitmen mendukung kelancaran rantai pasok logistik nasional di berbagai wilayah Indonesia, khususnya pada periode pascalebaran sekaligus menjaga kinerja angkutan barang tetap optimal.
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
