Media Asuransi, JAKARTA – Memahami cara investasi emas yang tepat sangat penting bagi pemula agar terhindar dari risiko kerugian dan bisa memaksimalkan potensi keuntungan. Investasi emas sudah lama menjadi favorit masyarakat Indonesia mengingat nilai emas cenderung stabil, bahkan meningkat dalam jangka panjang.
Karena itu, emas dianggap sebagai aset aman (safe haven) ketika kondisi ekonomi sedang tidak menentu. Bagi pemula, memahami cara investasi emas dengan benar sangat penting. Tujuannya agar terhindar dari risiko kerugian dan bisa memaksimalkan potensi keuntungan.
Melansir Allianz Indonesia, Minggu, 29 Maret 2026, bagi pemula, berikut 10 langkah serta cara investasi emas aman dan menguntungkan yang bisa diterapkan:
1. Tentukan tujuan investasi dengan jelas
Coba tanyakan ke diri sendiri, apakah kamu berinvestasi emas sebagai dana darurat, untuk dana pendidikan anak, atau mengumpulkan tabungan pensiun? Tujuan ini akan memengaruhi jangka waktu dan bentuk emas yang dipilih.
2. Pilih jenis emas yang tepat
Cara investasi emas selanjutnya adalah memahami dan memilih bentuk emas yang mau disimpan. Beberapa di antaranya adalah emas fisik; emas perhiasan; emas digital; dan emas ETF atau reksa dana.
3. Beli dari tempat resmi
Tentunya untuk memastikan kemurnian emas yang kamu investasikan, kamu harus membeli di toko emas tepercaya, atau langsung beli di lembaga atau aplikasi resmi yang terdaftar di OJK.
|Baca juga: 9 Tips Mengatur Keuangan Keluarga di Awal 2026 agar Lebih Aman dan Terkendali
|Baca juga: Ternyata Ini Manfaat Punya Asuransi
|Baca juga: Lebih Aman dan Praktis, Ini 6 Manfaat Punya Rekening Tabungan
4. Gunakan metode cicilan atau tabungan emas
Layanan seperti Tabungan Emas Pegadaian memudahkan kamu menabung emas mulai dari nominal kecil. Meskipun dari kecil, asalkan konsisten, nilai emas yang terus naik akan membuat investasimu berkembang di masa depan.
5. Perhatikan biaya dan harga buy back
Pastikan selisih harga jual dan beli tidak terlalu besar agar potensi keuntungan tetap optimal. Saat ini perbedaan harga jual dan beli sekitar 3,5 persen sampai empat persen per 0,01 gram.
6. Simpan dengan aman
Jika kamu membeli emas fisik dan perhiasan maka wajib menggunakan brankas pribadi atau layanan safe deposit box di bank. Jika membeli tabungan emas, pastikan smartphone selalu dijaga dengan PIN dan ganti password ke platform investasi secara berkala.
7. Pantau harga emas secara rutin
Gunakan aplikasi resmi atau situs tepercaya untuk memantau tren harga. Jangan mudah percaya dengan label diskon atau turun harga drastis.
8. Diversifikasi investasi
Apabila kamu memiliki dana yang cukup banyak, jangan menempatkan seluruh dana pada emas saja. Cara investasi yang bijak adalah mengombinasikan emas dengan instrumen lain seperti reksa dana atau deposito.
9. Hindari membeli saat harga sedang melonjak tinggi
Emas itu lebih baik dibeli saat harga turun, dan dijual saat harga naik. Makanya, tunggu momen harga stabil atau menurun agar potensi untung lebih besar.
10. Gunakan dana dingin
Hindari menggunakan dana yang dibutuhkan dalam waktu dekat untuk berinvestasi emas. Dana dingin adalah uang yang tidak akan digunakan atau diperlukan dalam waktu dekat untuk alasan di luar investasi atau menabung.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
