Media Asuransi, JAKARTA – Perayaan Tahun Baru Imlek selalu menjadi salah satu momen penting yang menyedot perhatian publik setiap tahunnya. Antusiasme terhadap Imlek tidak hanya datang dari masyarakat Tionghoa, tetapi juga dari berbagai lapisan masyarakat Indonesia yang turut menikmati nilai kebersamaan yang dihadirkan.
Pada peringatan Imlek 2026, terdapat sejumlah tradisi yang secara turun-temurun dijalankan dan menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan. Mengutip laman Multimedia Nusantara Polytechnic, Selasa, 17 Februari 2026, berikut rangkuman tradisi Imlek yang tidak boleh dilewatkan:
1. Angpau Jadi suatu hal yang wajib
Bagi yang sudah menikah, mereka wajib memberikan uang yang diisi pada amplop berwarna merah untuk sanak-saudara yang belum menikah. Amplop merah atau biasa disebut angpau merupakan wujud dan lambang dari keberuntungan dan rejeki yang berlimpah.
2. Bersilaturahmi mengunjungi sanak keluarga
Jadi hal yang wajib dan tidak boleh dilewatkan, momen Imlek harus dirayakan bersama keluarga dan sanak saudara. Bahkan biasanya yang pergi merantau akan kembali ke kampung halaman untuk berkumpul dan berbagi cerita.
|Baca juga: 4 Shio yang Diramal Bakal Sukses di 2026, Apakah Kamu Termasuk?
|Baca juga: Jadi Pisau Bermata Dua, Ternyata Begini 4 Cara Bijak Gunakan Kartu Kredit!
3. Menyediakan YuSheng sebagai hidangan Imlek
Menjadi hidangan khusus yang wajib ada pada saat Tahun Baru Imlek, YuSheng biasanya memiliki prosesi tersendiri. Seluruh keluarga yang berkumpul harus mencampurkan berbagai bumbu, sayuran, serta bahan makanan lainnya, dan mengangkatnya tinggi-tinggi dan melemparkannya ke udara menggunakan sumpit. Hal ini dilakukan sebagai wujud melempar keberuntungan.
4. Barongsai dan liong pasti dihadirkan
Biasanya pertunjukan barongsai dan liong atau naga selalu dihadirkan pada saat Tahun Baru Imlek. Pasalnya, barongsai dan liong merupakan simbol suci pada tradisi Tionghoa. Keduanya dipercaya dapat mengusir kesialan dan membawa keberuntungan.
5. Makan pangsit di hari Imlek membawa rezeki
Bentuk pangsit yang menyerupai kantong uang menjadi lambang dari rezeki yang berlimpah. Itu sebabnya, pada hari raya Imlek, biasanya para keluarga akan membuat banyak pangsit dan memakannya bersama-sama sebagai salah satu bentuk doa.
6. Menggunakan baju baru
Biasanya Tahun Baru Imlek identik dengan baju baru yang menjadi lambang dari awal yang baru. Biasanya mereka akan menggunakan baju berwarna merah sebagai harapan munculnya keberuntungan di tahun yang baru.
|Baca juga: Waspada! 10 Modus Penipuan Digital yang Terlihat Sepele tapi Bisa Bikin Uang Raib!
|Baca juga: Mau Tahu Ciri-ciri Keuangan Sehat Itu Seperti Apa? Ini Indikatornya!
7. Berziarah ke makam atau sembahyang di rumah kepada leluhur
Biasanya, berziarah ke makam akan dilakukan saat menjelang hari raya Imlek. Tujuannya adalah sebagai bentuk rasa hormat dan mendoakan mereka yang telah berpulang mendahului kita.
Selain itu, keluarga juga bisa melakukannya di rumah dengan menyediakan berbagai makanan yang tujuannya dipersembahkan untuk para leluhur, mengundang mereka untuk datang dan makan bersama. Walau sebenarnya semua ini hanyalah sebagai bentuk rasa hormat dan mengenang leluhur.
8. Tidak mematikan lampu saat malam menjelang Imlek
Keunikan selanjutnya, biasanya lampu di rumah-rumah akan dinyalakan pada malam sebelum perayaan Imlek. Hal ini bertujuan untuk menyambut dewa rezeki yang hendak datang dan memasuki rumah.
9. Tidak boleh menyapu dan membuang sampah keluar rumah
Saat Imlek, para keluarga dilarang menyapu dan membuang sampah keluar rumah. Hal ini dipercaya dapat membuang nasib baik dan rezeki yang hendak datang. Itu sebabnya, biasanya keluarga akan membersihkan rumah terlebih dahulu beberapa hari sebelum Imlek.
10. Menyalakan petasan dan kembang api
Dipercaya oleh masyarakat Tionghoa, dengan menyalakan petasan dan kembang api kita bisa mengusir roh jahat. Suaranya yang menggelegar dianggap dapat membuat para roh jahat ketakutan, juga memecah energi negatif yang ada.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
