1
1

7 Amalan Sunah yang Dianjurkan pada Hari Raya Idulfitri

Ilustrasi. | Foto: pikisuperstar/Freepik

Media Asuransi, JAKARTA – Hari Raya Idulfitri bukan sekadar momentum perayaan setelah satu bulan berpuasa. Lebih dari itu, hari kemenangan ini juga diisi dengan sejumlah amalan sunah yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Melansir laman Bank Mega Syariah, Sabtu, 21 Maret 2026, menurut Kementerian Agama Republik Indonesia, beberapa amalan sunah yang dianjurkan untuk dilakukan umat Islam saat Idulfitri yakni:

1. Memperbanyak takbir

Umat Islam dianjurkan mengumandangkan takbir sejak malam terakhir Ramadan hingga pelaksanaan salat Idulfitri. Anjuran ini merujuk pada firman Allah dalam Al-Baqarah ayat 185 tentang menyempurnakan bilangan Ramadan dan mengagungkan Allah.

Rasulullah SAW memulai takbir sejak malam takbiran hingga imam memulai salat Id dengan takbiratul ihram. Takbir terbagi menjadi dua jenis, yakni takbir muqayyad yang dibaca setelah salat fardu dan sunah, serta takbir mursal yang dapat dilafalkan kapan saja.

2. Mengenakan pakaian terbaik dan berhias

Idulfitri identik dengan pakaian baru. Namun pada dasarnya, yang dianjurkan adalah mengenakan pakaian terbaik dan berhias secara wajar. Artinya, tidak harus baru, selama pakaian tersebut masih layak dan pantas digunakan. Bagi muslimah, berhias tetap harus sesuai syariat dan tidak berlebihan hingga menarik perhatian non mahram.

3. Menunaikan zakat fitrah

Menyegerakan pembayaran zakat fitrah juga menjadi amalan sunah yang dianjurkan. Zakat fitrah sudah bisa ditunaikan sejak awal Ramadan, namun waktu utama adalah setelah matahari terbenam di akhir Ramadan hingga sebelum pelaksanaan salat Idulfitri.

|Baca juga: 9 Tips Mengatur Keuangan Keluarga di Awal 2026 agar Lebih Aman dan Terkendali

|Baca juga: Ternyata Ini Manfaat Punya Asuransi

|Baca juga: Lebih Aman dan Praktis, Ini 6 Manfaat Punya Rekening Tabungan

Salat Id biasanya dilaksanakan ketika matahari telah terbit setinggi tombak, sehingga memberi kesempatan bagi umat Islam untuk menunaikan zakat fitrah sebelum shalat dimulai.

4. Makan sebelum salat Id

Rasulullah SAW memiliki kebiasaan makan beberapa butir kurma dengan jumlah ganjil sebelum berangkat salat Idulfitri. Hal ini menjadi penanda bahwa hari tersebut bukan lagi hari berpuasa. Riwayat ini tercantum dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Bukhari.

5. Berbeda rute saat pergi dan pulang

Amalan lain yang dicontohkan Rasulullah adalah menempuh rute berbeda saat berangkat dan pulang dari lokasi salat Id. Sunah ini juga diikuti oleh para sahabat.

6. Menjalin silaturahmi

Tradisi silaturahmi pada Idulfitri telah berlangsung sejak zaman Rasulullah. Beliau mengunjungi keluarga dan sahabat untuk saling mendoakan dan mempererat hubungan. Kebiasaan ini terus terjaga hingga kini sebagai bagian dari budaya umat Islam dalam merayakan Idulfitri.

7. Saling memberi tahniah

Mengucapkan selamat atau tahniah pada hari raya juga termasuk amalan yang dianjurkan. Tradisi ini didasarkan pada berbagai dalil dan hadis, salah satunya dirangkum oleh Imam Al-Baihaqi dalam kitabnya tentang sunah.

Melalui rangkaian ibadah Ramadan dan perayaan Idulfitri, umat Islam diharapkan mampu meningkatkan kualitas ibadah dari tahun ke tahun. Kebiasaan baik seperti salat sunah, bersedekah, dan berbagi tidak semestinya berhenti usai Ramadan berakhir, melainkan terus dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Aktivitas Mudik Idulfitri 2026 Diyakini Tingkatkan Perputaran Ekonomi Nasional
Next Post Prudential Indonesia Berikan Literasi Keuangan di Yogyakarta

Member Login

or