Media Asuransi, JAKARTA – Tekanan finansial yang dihadapi generasi sandwich tidak bisa dianggap ringan. Di satu sisi harus memenuhi kebutuhan anak, di sisi lain tetap memikul tanggung jawab terhadap orang tua. Kondisi ini menuntut pengelolaan keuangan yang lebih terencana agar stabilitas finansial tetap terjaga.
Melansir laman Nobu Bank, Minggu, 22 Maret 2026, terdapat sejumlah langkah yang dapat diterapkan generasi sandwich untuk memperkuat fondasi keuangan jangka menengah dan panjang, yakni:
Pentingnya tabungan jangka menengah dan panjang
Sebagai kelompok dengan beban ganda, generasi sandwich perlu memikirkan lebih dari sekadar kebutuhan bulanan. Perencanaan jangka menengah dan panjang menjadi krusial agar tetap memiliki dana darurat serta persiapan pensiun.
|Baca juga: Jangan Asal Menabung, Begini 5 Cara Memilih Tabungan Sesuai Kebutuhan
|Baca juga: 9 Tips Mengatur Keuangan Keluarga di Awal 2026 agar Lebih Aman dan Terkendali
|Baca juga: Ternyata Ini Manfaat Punya Asuransi
Langkah awal yang disarankan adalah menyusun anggaran atau budget yang realistis, termasuk menetapkan alokasi rutin untuk tabungan. Konsistensi menjadi kunci, karena kebiasaan menabung secara disiplin akan membantu mencapai tujuan finansial secara bertahap dan terukur.
Mengalokasikan dana secara bijak dengan berinvestasi di reksa dana
Selain menabung, diversifikasi melalui investasi juga penting untuk menjaga nilai aset dari tekanan inflasi. Reksa dana menjadi salah satu pilihan yang relatif terdiversifikasi dan dapat disesuaikan dengan profil risiko masing-masing individu.
Dengan mengalokasikan sebagian dana ke instrumen ini, potensi imbal hasil dapat lebih optimal dibandingkan dengan tabungan biasa. Strategi tersebut sekaligus membantu membangun ketahanan finansial dalam jangka panjang.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
