1
1

Mau Tahu Ciri-ciri Keuangan Sehat Itu Seperti Apa? Ini Indikatornya!

Ilustrasi. | Foto: pressfoto/Freepik

Media Asuransi, JAKARTA – Sehat finansial bukan berarti tanpa cicilan. Bahkan, keuangan yang sehat bukan soal gaji besar atau punya banyak tabungan, tetapi tentang kemampuan mengelola uang secara konsisten, sadar, dan berkelanjutan.

Kondisi keuangan yang sehat membuat seseorang tidak mudah panik saat menghadapi kebutuhan mendadak, lebih tenang dalam mengambil keputusan finansial, serta punya ruang untuk merencanakan masa depan. Punya keuangan yang sehat itu penting.

Dengan keuangan yang sehat, kebutuhan sehari-hari bisa terpenuhi, risiko keuangan dapat ditekan, dan rencana masa depan dapat disiapkan. Mengutip OCBC NISP, Minggu, 8 Februari 2026, berikut ciri-ciri keuangan sehat yang mungkin belum kamu sadari:

1. Pengeluaran terkendali dan terencana

Keuangan yang sehat terlihat dari kemampuan mengatur pengeluaran agar tidak melebihi penghasilan. Setiap pos pengeluaran memiliki perencanaan yang jelas dan disesuaikan dengan prioritas. Pengeluaran tidak didominasi oleh hal impulsif, sehingga uang digunakan secara lebih efektif untuk kebutuhan yang benar-benar penting.

|Baca juga: 8 Jurus Ampuh untuk Mengurangi Membandingkan Hidup dengan Orang di Media Sosial

|Baca juga: Fenomena Antre di Tempat Makan Viral, Worth It atau Sekadar Ikut Tren?

2. Punya dana darurat yang memadai

Dana darurat menjadi penopang utama stabilitas keuangan. Dengan dana cadangan yang cukup, seseorang tidak perlu bergantung pada utang saat menghadapi kondisi tak terduga.

Jumlahnya dana darurat berkisar antara 6-12 kali pengeluaran bulanan. Dana ini membantu menjaga keuangan tetap aman dan tidak goyah meski terjadi perubahan mendadak dalam kehidupan.

3. Utang dalam batas yang sehat

Keuangan yang sehat bukan berarti bebas utang sama sekali, melainkan mampu mengelola utang secara proporsional. Jumlah cicilan masih seimbang dengan penghasilan, sehingga tidak mengganggu kebutuhan pokok maupun rencana keuangan lainnya. Utang yang sehat tidak menimbulkan tekanan berkepanjangan.

4. Menabung dan berinvestasi secara konsisten

Keuangan yang sehat selalu menyisakan ruang untuk masa depan. Kebiasaan menabung dan berinvestasi dilakukan secara rutin, meskipun nominalnya tidak besar. Konsistensi ini mencerminkan kesadaran bahwa keuangan tidak hanya digunakan untuk hari ini, tetapi juga untuk tujuan jangka menengah dan panjang.

|Baca juga: 6 Rutinitas Pagi Versi Realistis yang Bisa Kamu Jalani Setiap Hari

|Baca juga: Saat Banyak Orang Kerja Ganda, Apakah Satu Pekerjaan Masih Aman?

5. Arus kas positif dan stabil

Arus kas yang positif menunjukkan pemasukan lebih besar daripada pengeluaran. Kondisi ini memberikan fleksibilitas dalam mengelola keuangan, memungkinkan adanya tabungan, serta mengurangi ketergantungan pada utang baru.

6. Punya tujuan keuangan yang jelas

Keuangan yang sehat selalu diarahkan oleh tujuan yang spesifik. Tujuan ini menjadi panduan dalam mengambil keputusan finansial, sehingga uang tidak habis tanpa arah. Dengan tujuan yang jelas, pengelolaan keuangan menjadi lebih terstruktur dan terkontrol.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post I Made Yoga Mahardika: Membangun Jaringan Bisnis di Padang Golf
Next Post Mariah Carey: Lindungi Suara Emas dan Kaki Ikonik Senilai US$70 Juta

Member Login

or