1
1

Taspen Imbau Peserta Waspada Penipuan Usai Cairnya THR 2026

Ilustrasi. | Foto: Taspen

Media Asuransi, JAKARTA – PT Taspen (Persero) mengimbau seluruh peserta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan yang marak terjadi dan mengatasnamakan perusahaan. Inisiatif ini dilakukan setelah cairnya Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 pensiunan Aparatur Negeri Sipil (ASN) dan pejabat negara.

Corporate Secretary Taspen Henra menegaskan penyaluran THR dilakukan secara otomatis langsung ke rekening masing-masing peserta tanpa memerlukan proses autentikasi tambahan.

“Kami menegaskan Taspen tidak pernah memungut biaya layanan atau meminta data pribadi tambahan untuk pencairan THR melalui kanal tidak resmi dalam seluruh proses pelayanan,” kata Henra, dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu, 11 Maret 2026.

“Seluruh layanan kami bersifat gratis. Kami mengajak peserta untuk bersama-sama menjaga keamanan data pribadi dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Pada momentum penyaluran THR 2026, Taspen memastikan proses pembayaran kepada sekitar 3,2 juta penerima pensiun berjalan tepat waktu, aman, dan akurat, dengan 97 persen THR telah berhasil disalurkan hingga saat ini.

|Baca juga: Allianz Indonesia: Perencanaan Pendidikan Anak Perlu Dilihat Menyeluruh

|Baca juga: Laba Bersih Bank Mandiri (BMRI) Tumbuh 16,7% Jadi Rp8,9 Triliun di Februari 2026

|Baca juga: Kinerja Industri Asuransi Indonesia Disebut Masih Aman Meski Timur Tengah Membara

Seiring dengan proses tersebut, Taspen juga meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang kerap muncul pada periode pencairan dana, seperti permintaan data pribadi, pengiriman tautan mencurigakan, maupun permintaan biaya layanan yang mengatasnamakan Taspen.

Seluruh layanan Taspen termasuk pencairan THR, tidak dipungut biaya apa pun, sehingga peserta diimbau untuk tidak memberikan informasi pribadi maupun keuangan kepada pihak yang tidak dapat dipastikan kebenarannya. Untuk itu, Taspen mengajak seluruh peserta senantiasa menerapkan prinsip ‘Tahan, Pastikan, dan Laporkan’.

Prinsip Tahan yang dimaksud adalah jangan langsung percaya pesan atau surat yang mengatasnamakan Taspen. Prinsip Pastikan, nasabah diminta memeriksa kebenaran informasinya melalui kanal resmi media sosial Taspen dengan Call Center resmi di 1500919, atau kantor cabang terdekat.

Lebih lanjut, prinsip terakhir yakni Laporkan. Perusahaan meminta kepada nasabah jika ada indikasi penipuan, segera laporkan ke pihak berwenang atau kanal pengaduan resmi Taspen di Call Center 1500919.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Antam dan Merdeka Group Teken MoU untuk Perkuat Kedaulatan Emas Nasional
Next Post Fitch Nilai Ketidakpastian Tarif AS dan Perlambatan Ekonomi China Hantui Risiko Kredit Global

Member Login

or