1
1

Wajib Baca, Ternyata Ini Kunci dari Kedewasaan Finansial di Usia Muda!

Ilustrasi. | Foto: Bank Indonesia

Media Asuransi, JAKARTA – Bagi mereka yang berusia muda, mencapai kebebasan finansial adalah impian yang sepertinya jauh di angan-angan. Padahal dengan kebebasan finansial, setiap individu bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan tanpa bergantung pada satu sumber penghasilan.

Akan tetapi, kedewasaan finansial bukan hanya tentang uang. Sikap, pengetahuan, dan strategi pengelolaan uang juga harus sama dewasanya. Tanpa hal-hal ini, kekayaan sebesar apa pun bisa habis begitu saja.

Dikutip dari Nobu Bank, Rabu 18 Maret 2026, berikut adalah beberapa tips mengelola uang yang bisa Anda terapkan untuk menjadi lebih dewasa secara finansial:

Berpikir jangka panjang

Kalau sekarang punya banyak uang, bukan berarti semuanya harus dihabiskan sekarang juga! Kemampuan untuk berpikir jangka panjang akan sangat membantu Anda untuk memastikan keuangan Anda dapat bertahan lama.

Tetapkan tujuan finansial jangka pendek, menengah, dan panjang sesuai prioritas Anda. Dengan melakukan ini, Anda bisa menghindari pengeluaran yang kurang penting dan lebih fokus pada tujuan sudah ditentukan.

Prioritaskan tabungan dan investasi

Biasakan menyisihkan sebagian dari pendapatan Anda untuk tabungan dan investasi. Pilihlah produk tabungan dan instrumen investasi yang cocok untuk Anda. Dengan menabung dan berinvestasi sejak dini, Anda memberi kesempatan uang Anda untuk berkembang lebih banyak seiring dengan berjalannya waktu.

Disiplin dengan anggaran yang sudah ditetapkan

Kedewasaan finansial juga berarti disiplin dalam mengatur keuangan harian. Jika Anda sudah menetapkan anggaran tertentu untuk setiap kategori pengeluaran, kedisiplinan dalam memprioritaskan kebutuhan utama menjadi kunci.

|Baca juga: Lebih Aman dan Praktis, Ini 6 Manfaat Punya Rekening Tabungan

|Baca juga: Deadline Mepet? Ini Solusi Pengiriman Dokumen Luar Negeri Super Cepat!

|Baca juga: 3 Strategi Utama Membangun Jaminan Finansial Keluarga Bareng Pasangan

Untuk membantu kedisiplinan, Anda bisa menggunakan aplikasi yang dapat membantu Anda melacak pengeluaran Anda, dan buatlah penyesuaian berdasarkan kebiasaan pengeluaran setiap bulannya.

Hindari utang konsumtif

Jalan menuju kebebasan finansial dapat terhambat oleh utang-utang konsumtif seperti kartu kredit atau pinjaman tanpa rencana jelas. Kalau memang harus berutang, usahakan sebisa mungkin untuk menggunakan uangnya untuk hal produktif seperti pendidikan atau modal usaha. Anggaplah utang Anda merupakan investasi bagi diri Anda sendiri, yang dapat menghasilkan uang dan membayar Anda kembali di masa depan.

Siapkan dana darurat

Kedewasaan finansial juga mencakup persiapan untuk pengeluaran-pengeluaran yang tidak terduga. Sisihkanlah sebagian dari masukan bulanan Anda untuk dana darurat, yang akan menjadi jaringan pengaman Anda. Idealnya, dana ini mencakup tiga bulan sampai enam bulan pengeluaran.

Dengan adanya dana darurat, Anda bisa menghadapi situasi tak terduga tanpa harus mengorbankan tabungan atau investasi.

Passive income

Kalau Anda merasa tidak cukup bergantung pada pendapatan utama saja, cobalah membangun usaha untuk menghasilkan passive income yang dapat menambah kestabilan finansial.

Penghasilan pasif bisa diperoleh dengan berbagai cara. Investasi pun salah satu strategi yang bisa menghasilkan pendapatan ekstra. Anda juga bisa memulai usaha seperti menyewakan properti. Dengan berbagai revenue stream, Anda bisa lebih siap menghadapi ketidakpastian finansial.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Bank Mandiri (BMRI) Pastikan Kesiapan Penuh Layanan Transaksi saat Libur Idulfitri 2026
Next Post AdMedika Perkuat Clinical Governance Berbasis Data via Sinergi Medical Advisory Board

Member Login

or