Media Asuransi, JAKARTA – Seiring meningkatnya mobilitas perjalanan masyarakat Indonesia, kebutuhan akan perlindungan perjalanan yang praktis dan mudah diakses semakin relevan. Menjawab kebutuhan tersebut, Amanyaman menghadirkan produk Asuransi Perjalanan inovatif melalui kemitraan strategis dengan PT Asuransi MSIG Indonesia (MSIG Indonesia).
Kolaborasi ini menawarkan solusi perlindungan perjalanan yang mengintegrasikan produk asuransi dengan mekanisme klaim berbasis platform digital, serta layanan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan mitra bisnis dan pelancong (traveler). Produk asuransi perjalanan ini telah dipasarkan dan dapat dibeli nasabah sejak 1 Januari 2026.
|Baca juga: MSIG Indonesia Perkenalkan Layanan Drone Survey untuk Tingkatkan Manajemen Risiko
Dengan pengalaman Amanyaman di industri perjalanan yang dipimpin oleh Rialita Lubis selaku General Manager, serta didukung oleh tim profesional yang berpengalaman di bidangnya dan rekam jejak panjang MSIG Indonesia di industri asuransi.

“Kami sangat senang bermitra MSIG Indonesia. Kerja sama ini wujud komitmen Amanyaman dalam menghadirkan perlindungan perjalanan yang lebih relevan, mudah dijangkau, dan memberikan rasa tenang bagi setiap traveler. Dengan dukungan dan pengalaman panjang MSIG Indonesia di industri asuransi, kami yakin kolaborasi ini akan memperkuat posisi Amanyaman sebagai mitra proteksi perjalanan bagi masyarakat,” ujar Felix Hidayat, Direktur Utama Amanyaman.

Sementara itu, Bernard P. Wanandi, Wakil Presiden Direktur MSIG Indonesia, menyampaikan bahwa Amanyaman merupakan mitra strategis yang memiliki keselarasan visi dengan MSIG Indonesia.
|Baca juga: MSIG Indonesia Rayakan 50 Tahun Perjalanan dengan Komitmen Perlindungan dan Keberlanjutan
“Kami melihat Amanyaman sebagai mitra strategis dengan visi yang sejalan dengan MSIG Indonesia, yaitu menghadirkan solusi perlindungan tidak hanya komprehensif, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan nasabah saat ini.”
Produk asuransi perjalanan hasil kolaborasi ini mencakup berbagai manfaat perlindungan yang dirancang untuk menjawab risiko yang umum dihadapi traveler, antara lain perlindungan biaya medis sistem cashless, santunan atas keterlambatan penerbangan yang berlaku setelah penundaan mencapai empat jam tanpa membedakan penyebabnya, perlindungan terhadap risiko penolakan visa, serta penggantian biaya pemesanan ulang tiket perjalanan.
Didukung oleh pengalaman dan jaringan berskala global yang dimiliki MSIG Indonesia, kemitraan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mendorong pengembangan industri asuransi perjalanan di Indonesia, khususnya melalui pemanfaatan layanan berbasis digital yang lebih efisien dan mudah diakses oleh masyarakat.
Editor: Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
