Media Asuransi, JAKARTA – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025 yang berhasil mengumpulkan total pendapatan industri asuransi jiwa sepanjang 2025 mencapai Rp238,71 triliun, atau tumbuh sekitar 9,3 persen secara year-on-year. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan signifikan pada hasil investasi.


Ketua Dewan Pengurus AAJI, Albertus Wiroyo . | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi
Meskipun total pendapatan premi mengalami penurunan tipis sebesar 1,8 persen secara tahunan, kondisi tersebut lebih mencerminkan ada perubahan preferensi masyarakat dalam memilih pola pembayaran premi. Sepanjang tahun 2025, industri asuransi jiwa juga telah membayarkan total klaim dan manfaat sebesar Rp146,73 triliun kepada sekitar 9,59 juta penerima manfaat.

Ketua Bidang Pelatihan dan Pengembangan SDM (Center of Excellence) AAJI, Handojo Gunawan Kusuma. | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Ketua Bidang Marketing & Komunikasi AAJI, Harsya Wardhana Prasetyo. | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi
Industri asuransi jiwa terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelindungan bagi pemegang polis sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat. Komitmen ini sejalan dengan prinsip industri asuransi jiwa untuk terus bertransformasi, menjunjung tinggi integritas dan serta perluasan akses perlindungan asuransi jiwa yang lebih inklusif bagi masyarakat.
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
