1
1

Islamic Insurance Society (IIS) Sukses Menggelar Rapat Kerja (Raker) 2026 di Malaysia

Pengurus Islamic Insurance Society (IIS) sukses menggelar Rapat Kerja (Raker) Dewan Pengurus 2026 di Malaysia. | Foto: IIS

Media Asuransi, JAKARTA – Islamic Insurance Society (IIS) sukses menggelar Rapat Kerja (Raker) Dewan Pengurus pada tanggal 15-17 Januari 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, yang mengangkat tema“Evaluation, Planning, Benchmarking, dan  Regional Collaboration”. Agenda tahunan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian program kerja 2025 sekaligus merancang strategi baru di 2026 untuk merealisasikan visi IIS menjadi lembaga pendidikan asuransi syariah yang kompeten, profesional, dan bersertifikasi.

Pelaksanaan rapat kerja tahun ini menarik, karena dilakukan benchmarking dan regional collaboration  penerapan proses dan kurikulum uji profesi, perkembangan asuransi syariah terbaru bersama Syarikat Takaful Malaysia, dan penandatanganan kolaborasi bersama International Islamic University Malaysia (IIUM) difasilitasi oleh Malaysian Takaful Association (MTA), dan Chartered Institute of Islamic Finacne Professionals (CIIF).

|Baca juga: Ogi Prastomiyono: IIS 2025 Momentum Industri Perasuransian Mengubah Perspektif secara Fundamental

Sekreataris Jenderal IIS, Sangkut Wijaya, menegaskan komitmen organisasi untuk terus mendukung pertumbuhan industri asuransi syariah melalui berbagai program strategis. “Seluruh program kerja IIS dirancang untuk mengembangkan profesionalisme dan kualitas sumber daya manusia di industri asuransi syariah, serta mempromosikan pengetahuan asuransi syariah kepada masyarakat luas, baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

Sangkut mewakili Ketua IIS, Edi Setiawan yang berhalangan hadir karena kedukaan,  juga menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan IIS dalam melaksanakan program kerja 2025, yang melebihi target yang diharapkan. “Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras seluruh pengurus dan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan industri asuransi syariah. Capaian ini kami kembalikan kepada anggota dan industri melalui berbagai program dan inovasi kegiatan yang bermanfaat,” ujarnya.

|Baca juga: IIS dan SP-IPB Sepakat Perkuat Sinergi antara Praktisi Syariah dan Akademisi

Tahun 2026, beberapa program utama IIS untuk pengembangan sumber daya manusia meliputi pelatihan dan uji profesi dari tingkat dasar hingga tingkat ahli akan terus ditingkatkan untuk mencetak berbagai tenaga ahli asuransi syariah di Indonesia. Selain itu, untuk memenuhi POJK terbaru, IIS juga menghadirkan internarional course, workshop khusus asuransi kesehatan syariah, dan penulisan EYD.

Selain itu, IIS akan melaksanakan berbagai kegiatan literasi dan edukasi berupa seminar nasional dan internasional yang menghimpun narasumber dari berbagai negara. Tak ketinggalan, wisuda ahli asuransi syariah, lomba menulis, dan olahraga bersama akan memeriahkan kegiatan engagement anggota di 2026. Program penting lainnya, tak kalah menariknya, untuk membantu regulator  dan stakeholders terkait dalam menciptakan kebijakan dan pelaku usaha asuransi syariah dalam menghadapi tantangan dan mengembangkan usaha, akan diselenggarakan acara Sharia Insurance Expert Forum (SIEF) 2026 dalam konsep yang berbeda.

Sejalan dengan itu, IIS juga berterima kasih atas doa dan dukungan dari stakeholders selama ini dan optimis dalam menjalankan  program 2026 sehingga menjadi lembaga yang  berkontribusi nyata bagi industri perasuransian dan perekonomian syariah Indonesia.

Editor : Wahyu Widiastuti

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post IAIS: Perusahaan Asuransi Global Tetap Tangguh di Tengah Kemunculan Risiko Baru
Next Post Pasar AI Generatif di Industri Asuransi Diramal Tembus Miliaran Dolar AS di 2030

Member Login

or