1
1

4 Saham yang Berpeluang Bikin Kantong Tebal saat IHSG Rawan Koreksi

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,22 persen ke level 8.031 pada akhir perdagangan saham di hari kemarin. Level tersebut disertai dengan munculnya volume pembelian, bahkan pergerakannya berada di atas MA200.

Melansir MNCS Daily Scoup Wave, Selasa, 10 Februari 2026, IHSG diperkirakan masih berpeluang menguat dalam jangka pendek untuk menguji 8.028-8.102 sekaligus menutup selisihnya, namun waspadai akan adanya peluang koreksi ke 7.785-7.904.

Support: 7.712-7.547
Resistance: 8.214-8.354

Berikut empat rekomendasi saham untuk hari ini:

ARCI – Buy on Weakness

ARCI menguat 5,30 persen ke level Rp1.690 dan didominasi oleh volume pembelian. Best case (hitam), posisi ARCI sedang berada di awal wave [iii] dari wave 5.
Buy on Weakness: Rp1.600-Rp1.660
Target Price: Rp1.745-Rp1.980
Stoploss: di bawah Rp1.540

|Baca juga: Sequis Life Hadirkan Sequis Center Bali untuk Perkuat Inklusi Keuangan dan Layanan Nasabah

BBCA – Buy on Weakness

BBCA terkoreksi 2,28 persen ke level Rp7.500 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Analis memperkirakan posisi BBCA sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 1.
Buy on Weakness: Rp6.975-Rp7.325
Target Price: Rp7.750-Rp8.525
Stoploss: di bawah Rp6.750

HRUM – Buy on Weakness

HRUM menguat 2,99 persen ke level Rp1.035 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Analis meperkirakan posisi HRUM saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C.
Buy on Weakness: Rp885-Rp995
Target Price: Rp1.085-Rp1.190
Stoploss: di bawah Rp870

JPFA – Buy on Weakness

JPFA menguat dua persen ke level Rp2.550 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Saat ini, diperkirakan posisi JPFA sedang berada di akhir wave (4) dari wave [C].
Buy on Weakness: Rp2.380-Rp2.490
Target Price: Rp2.670-Rp2.840
Stoploss: di bawah Rp2.320

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Thomas A.M. Djiwandono Dilantik Jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia
Next Post Purbaya Klaim Tingkatkan Anggaran Kesehatan di APBN 2026 untuk Perkuat JKN

Member Login

or