1
1

ASII, HRUM, INKP, dan UNVR Jadi Rekomendasi Saham Wajib Masuk Portofolio Hari Ini

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi sebesar 0,58 persen ke level 8.884 pada penutupan perdagangan di hari kemarin. Level ini masih didominasi oleh tekanan jual yang cenderung meningkat dengan koreksinya tertahan oleh MA20 dan sudah mencapai area koreksi yang analis berikan.

Melansir MNCS Daily Scoup Wave, Selasa, 13 Januari 2026, posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave iii dari wave (v) dari wave [iii], sehingga IHSG masih berpeluang menguat menguji 9.032-9.100.

Support: 8.839-8.764
Resistance: 8.908-8.996

Berikut empat rekomendasi saham untuk hari ini:

ASII – Buy on Weakness

ASII menguat 1,82 persen ke level Rp7.000 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Analis memperkirakan posisi ASII saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5.
Buy on Weakness: Rp6.725-Rp6.900
Target Price: Rp7.100-Rp7.225
Stoploss: di bawah Rp6.600

|Baca juga: OJK Catat 4 Multifinance Belum Penuhi Kewajiban Modal Minimum Rp100 Miliar per 2025

|Baca juga: Profil Budi Tampubolon, Dirut IFG Life yang Resmi Mengakhiri Masa Jabatannya per Januari 2026

|Baca juga: Masa Jabatan Budi Tampubolon Habis, AAJI Tunjuk Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma Jadi Plt Ketua Dewan Pengurus

HRUM – Buy on Weakness

HRUM terkoreksi 0,86 persen ke level Rp1.155 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Analis memperkirakan, posisi HRUM sedang berada di bagian dari wave (iv) dari wave [c] dari wave B.
Buy on Weakness: Rp1.090-Rp1.155
Target Price: Rp1.215-Rp1.285
Stoploss: di bawah Rp1.050

INKP – Buy on Weakness

INKP menguat 2,33 persen ke level Rp9.900 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Analis memperkirakan, posisi INKP saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [i].
Buy on Weakness: Rp9.625-Rp9.825
Target Price: Rp10.225-Rp10.525
Stoploss: di bawah Rp9.300

UNVR – Buy on Weakness

UNVR terkoreksi 0,76 persen ke level Rp2.600 dan didominasi oleh tekanan jual. Diperkirakan posisi UNVR sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [iv].
Buy on Weakness: Rp2.400-Rp2.560
Target Price: Rp2.700-Rp2.890
Stoploss: di bawah Rp2.350

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Bos OJK Minta Penyaluran Kredit dan Pembiayaan UMKM Capai Target di 2026
Next Post OJK Siap Kawal Pertumbuhan Pasar Modal RI Lewat Kebijakan dan Peningkatan Integritas

Member Login

or