Media Asuransi, JAKARTA – PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) memberikan klarifikasi terkait pemberitaan media mengenai rumor rencana divestasi atau penjualan sebagian saham perusahaan. Manajemen menegaskan informasi yang menyebut adanya rencana transaksi bernilai fantastis tersebut sama sekali tidak benar.
Langkah klarifikasi ini diambil SIDO guna merespons surat permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 15 Januari 2026 mengenai beredarnya pemberitaan di media yang menyebutkan bahwa pemilik SIDO sedang mempertimbangkan divestasi sebagian saham dengan nilai estimasi mencapai US$1 miliar.
Sekretaris SIDO Budiyanto mengatakan hingga saat ini tidak ada koordinasi maupun arahan dari pemegang saham pengendali mengenai pelepasan aset tersebut. Menurutnya perusahaan tidak pernah memberikan komentar atau konfirmasi apapun yang membenarkan rumor yang beredar di publik.
Budiyanto menegaskan informasi sebagaimana diberitakan mengenai rencana penjualan perseroan dengan nilai sekitar US$1 miliar tidak benar. Hingga tanggal surat ini disampaikan, perseroan tidak menerima informasi maupun konfirmasi dari PT Hotel Candi Baru selaku pemegang saham pengendali.
|Baca juga: Dicecar BEI tentang Volatilitas Saham, Manajemen Saratoga Investama (SRTG) Buka Suara!
|Baca juga: Lagi, Prajogo Pangestu Borong 1 Juta Saham Barito Renewables Energy (BREN)
|Baca juga: BRI (BBRI) Siap Tebar Dividen Interim Rp137 per Saham, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini!
“(Hal itu) terkait adanya rencana divestasi saham sebagaimana diberitakan,” tegas Budiyanto dalam keterbukaan informasi BEI yang dikutip Rabu, 21 Januari 2026.
Lebih lanjut, Budiyanto menjelaskan, karena tidak adanya rencana divestasi yang diketahui oleh manajemen maka tidak ada latar belakang strategis atau pertimbangan khusus yang bisa dipaparkan kepada publik. Saat ini, internal SIDO justru sedang memprioritaskan agenda penguatan fundamental perusahaan untuk menjaga kepercayaan investor di pasar modal.
Manajemen juga memastikan dalam kurun waktu 12 bulan ke depan tidak terdapat rencana aksi korporasi material yang berkaitan dengan rumor pemberitaan tersebut. Sido Muncul berkomitmen untuk tetap mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam menyampaikan setiap informasi material kepada masyarakat dan otoritas bursa.
“Sehubungan dengan tidak adanya rencana divestasi yang diketahui oleh perseroan maka saat ini kami fokus pada peningkatan kinerja operasional dan kinerja keuangan. Tidak terdapat informasi atau transaksi bersifat material yang dapat memengaruhi kelangsungan usaha maupun harga saham perseroan,” pungkas Budiyanto.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
