1
1

Berikut 5 Saham yang Bikin Kamu Ketiban ‘Durian Runtuh’ di Akhir Pekan

Seorang investor sedang mengamati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia. | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,20 persen ke level 7.952 pada akhir perdagangan kemarin. Posisi ini masih disertai dengan munculnya volume pembelian.

|Baca juga: Optimalkan Potensi Zakat Indonesia, BSI Luncurkan Green Zakat Framework

|Baca juga: Kementerian BUMN Dukung Penuh Program Listrik Desa dan Koperasi Desa Merah Putih

Mengutip MNC Daily Scoup, Jumat, 29 Agustus 2025, pergerakan IHSG masih cenderung konsolidasi dan kembali tertahan area resistennya. Analis memperkirakan posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 1 dari wave (3) pada label hitam.

Support: 7.848-7.680
Resistance: 8.008-8.103

MNC Sekuritas memberikan lima rekomendasi saham dan target harganya yang berpotensi cuan pada hari ini:

BBNI – Buy on Weakness

BBNI menguat 0,22 persen ke Rp4.460 dan masih didominasi oleh tekanan jual, namun pergerakannya masih mampu berada di atas MA200. Posisi BBNI sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c).
Buy on Weakness: Rp4.310-Rp4.430
Target Price: Rp4.530-Rp4.650
Stoploss: di bawah Rp4.230

|Baca juga: Igloo Luncurkan Fitur Rekomendasi AI untuk Asuransi Mobil

|Baca juga: Bank Jakarta Dukung Pemberdayaan UMKM di Festival Kemudahan dan Perlindungan UMKM 2025

INCO – Buy on Weakness

INCO terkoreksi 1,04 persen ke Rp3.800 disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun masih mampu berada di atas MA20. Selama masih mampu berada di atas 3,610 sebagai stoploss maka posisi INCO sedang berada di awal wave v dari wave (c).
Buy on Weakness: Rp3.720-Rp3.790
Target Price: Rp4.030-Rp4.250
Stoploss: di bawah Rp3.610

PNLF – Buy on Weakness

PNLF menguat 1,50 persen ke Rp270 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih berada di atas MA60. Analis memperkirakan posisi PNLF saat ini sedang berada pada awal wave (v) dari wave [i].
Buy on Weakness: Rp266-Rp270
Target Price: Rp282-Rp290
Stoploss: di bawah Rp264

|Baca juga: BI Siap Perkuat Sinergi Global Dukung Ekosistem Pembayaran Antarnegara di Era Digital

|Baca juga: SMBC Indonesia (BTPN) Komitmen Berdayakan UMKM Lewat Gelar Daya Fest 2025

WIRG – Spec Buy

WIRG ditutup flat ke Rp197 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas 188 sebagai stoploss maka posisi WIRG sedang berada di awal wave 5 dari wave (C) pada label hitam.
Spec Buy: Rp192-Rp196
Target Price: Rp222-Rp252
Stoploss: di bawah Rp188

XPIN – Buy on Weakness

XPIN menguat 1,23 persen ke Rp657 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas 645 sebagai stoploss maka diperkirakan posisi XPIN saat ini sedang berada di awal wave [v] dari wave 5 pada label hitam.
Buy on Weakness: Rp652-Rp656
Target Price: Rp665-Rp687
Stoploss: di bawah Rp648

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Bank Mandiri (BMRI) Komitmen Jaga Pertumbuhan Bisnis Tetap Sehat di 2025
Next Post Ekonom Bank Mandiri Sebut Konsumsi Rumah Tangga Masih Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi

Member Login

or