1
1

Bumi Serpong Damai (BSDE) Bukukan Prapenjualan Rp10,04 Triliun di 2025

Ilustrasi. | Foto: Sinarmas Land

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatatkan kinerja prapenjualan yang solid sepanjang 2025. BSDE membukukan prapenjualan sebesar Rp10,04 triliun, melampaui target 2025 yang telah ditetapkan sebelumnya sebesar Rp10 triliun

Direktur BSDE Hermawan Wijaya menyampaikan pencapaian tersebut mencerminkan pertumbuhan sekitar tiga persen secara tahunan (yoy) dibandingkan dengan prapenjualan 2024 yang tercatat Rp9,72 triliun.

“(Pencapaian ini) sekaligus mencerminkan ketahanan kinerja BSDE di tengah dinamika pasar properti nasional serta kuatnya permintaan terhadap portofolio produk BSDE yang beragam,” ujar Hermawan, dikutip dari keterangan tertulisnya, Senin, 2 Februari 2026.

Secara komposisi, segmen residensial masih menjadi kontributor terbesar prapenjualan BSDE dengan nilai mencapai Rp4,19 triliun atau setara 42 persen dari total prapenjualan 2025.

|Baca juga: AAUI Siapkan Amunisi Utama untuk Tingkatkan Penetrasi Asuransi Bencana di RI

|Baca juga: Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI Usai IHSG Babak Belur 2 Hari Beruntun

|Baca juga: Profil Iman Rachman, Bos BEI yang Mengundurkan Diri Buntut IHSG Jeblok

Capaian ini menunjukkan minat konsumen yang tetap kuat terhadap produk hunian, khususnya di kawasan kota mandiri yang memiliki fasilitas lengkap dan konektivitas yang baik.

Sementara itu, segmen komersial, yang mencakup ruko, kavling komersial, dan apartemen, memberikan kontribusi sebesar Rp3,73 triliun atau setara dengan 37 persen dari total prapenjualan 2025.

Selain itu, penjualan lahan kepada perusahaan patungan juga menjadi kontributor signifikan dengan nilai mencapai Rp2,13 triliun atau setara 21 persen dari total prapenjualan 2025.

Secara geografis, proyek-proyek yang berlokasi di BSD City masih mendominasi dengan kontribusi sekitar 69 persen dari total prapenjualan 2025. Capaian ini didukung oleh berbagai proyek unggulan, antara lain Nava Park, Hiera, The Armont Residences, Eonna, Terravia, serta klaster terbaru Vireya yang diluncurkan di BSD City.

|Baca juga: LPS Sebut Reasuransi Tidak Ikut Program Penjaminan Polis, Begini Tanggapan Bos MAIPARK!

|Baca juga: AAUI Godok Skema Asuransi Parametrik untuk Lindungi Aset Pemerintah

|Baca juga: IHSG Terjun Bebas, Begini Respons AAUI!

Kontribusi signifikan juga berasal dari kawasan pengembangan lainnya, seperti Grand Wisata Bekasi dan Kota Wisata Cibubur, yang mencerminkan efektivitas strategi diversifikasi kawasan yang dijalankan BSDE.

Dalam prospek ke depan, tambahnya, BSDE tetap optimistis terhadap prospek industri properti. Menurutnya stabilitas makroekonomi domestik yang terjaga, serta keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen memberikan kepastian bagi pasar, khususnya menjaga suku bunga KPR tetap kompetitif.

“Kondisi ini diharapkan dapat terus mendukung daya beli masyarakat, memperkuat minat terhadap produk hunian, serta menjadi katalis positif bagi keberlanjutan kinerja pemasaran BSDE pada periode mendatang,” pungkas Hermawan.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post IHSG Rebound, Berikut 4 Rekomendasi Saham untuk Diakumulasi Hari Ini!
Next Post Bos OJK Desak Kesiapan Industri Asuransi RI Hadapi Risiko Bencana Alam

Member Login

or