Media Asuransi, JAKARTA – PT Eastspring Investments Indonesia atau Eastspring Indonesia mencatatkan kinerja positif dari sisi dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) sepanjang 2025.
|Baca juga: Eastspring Indonesia Gandeng WWF Dukung Pemulihan Sumatra
Head of Multi Asset Eastspring Indonesia, Erik Susanto, menjelaskan, AUM tumbuh hingga 23 persen dari Rp59,4 triliun pada 2024 menjadi Rp72,9 triliun di 2025.
Erik menjelaskan, raihan ini turut mendongkrak peringkat Eastspring Indonesia di industri reksa dana dalam kategori manajer investasi dengan dana kelolaan reksadana pasar uang terbesar.
|Baca juga: Sulystari Nahkoda Baru Eastspring Indonesia
“Ranking kami naik di industri, dari ranking 4 ke ranking 3, ranking reksadana kita juga naik banyak dari 17 ke 14,” kata Erik dalam Konferensi Pers Eastspring Peduli Sumatra di Jakarta, 21 Januari 2026.
Chief Executive Officer Eastspring Indonesia, Sulystary, mengatakan, target AUM di tahun ini tumbuh minimal 10 persen.
“Kita setiap tahun target AUM double digit, minimal 10 persen,” imbuh Sulystary.
Lebih jauh Sulystary mengatakan, AUM tidak hanya dipengaruhi dari subscription atau pembelian reksa dana atau top up, namun juga dipengaruhi nilai pasar yang akan menentukan nilai portofolio reksa dana.
Sulystary menyatakan untuk tahun ini pihaknya akan fokus di reksa dana fixed income dan multi asset, yang berinvestasi di aset dalam negeri dan luar negeri. Hal ini karena mempertimbangkan dinamika pasar yang terjadi di dalam dan luar negeri untuk memberikan return maksimal.
Editor: Irdiya Setawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
