Media Asuransi, JAKARTA – PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) membukukan performa keuangan yang impresif sepanjang tahun buku 2025. Emiten rumah sakit swasta di Indonesia ini mengantongi laba bersih Rp1,16 triliun, atau melonjak 22,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (YoY).
Pertumbuhan laba bersih sejalan dengan kenaikan pendapatan neto perseroan Rp9,95 triliun, tumbuh 5,2 persen dari capaian 2024 yang sebesar Rp9,45 triliun. Selain itu, indikator profitabilitas lainnya yakni EBITDA (pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) turut terangkat 18,3 persen menjadi Rp 2,90 triliun.
Presiden Direktur Siloam Davidi Utama menegaskan 2025 merupakan periode krusial bagi transformasi jangka panjang perusahaan melalui strategi Next Gen Siloam. Program ini dirancang untuk memperkuat posisi Siloam sebagai ekosistem layanan kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI) dan data yang berpusat pada kenyamanan pasien.
|Baca juga: AAUI: Perbaikan NPL Kredit Properti Sinyal Positif untuk Lini Asuransi Kredit
|Baca juga: Jajaran Direksi Bank J Trust Kompak Borong Saham BCIC
|Baca juga: Bos AAUI Pede Industri Asuransi Dapat ‘Berkah’ di Mudik Lebaran 2026
“2025 merupakan tahun yang penting bagi Siloam seiring dimulainya implementasi strategi Next Gen Siloam, dengan transisi menuju operating archetype yang lebih terfokus pada segmen pasien yang dituju,” ujar Davidi, dalam keterbukaan informasi BEI dikutip Rabu, 1 April 2026.
“Hal ini memungkinkan penyelarasan yang lebih baik atas kapabilitas klinis, alokasi modal, dan sumber daya operasional untuk mendukung ekspansi yang berkelanjutan,” tambah Davidi.
Dari sisi operasional, Siloam mencatatkan volume pasien yang stabil dengan jumlah kunjungan rawat jalan mencapai 4,35 juta orang atau tumbuh 2,5 persen secara tahunan. Adapun hari perawatan tercatat sebanyak 1,01 juta hari dengan total kapasitas tempat tidur operasional mencapai 4.310 unit di seluruh Indonesia.
Hingga saat ini, Siloam mengelola 41 rumah sakit yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, hingga Ambon.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
