1
1

ENRG, PSAB, TPIA, dan WIFI Jadi Saham yang Dijagokan untuk Trading Hari Ini

Ilustrasi. | Foto: Freepik/pikisuperstar

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatannya sebanyak 1,27 persen ke level 8.859 pada penutupan perdagangan saham di hari kemarin. Level ini disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian dengan penguatannya membentuk All Time High (ATH) baru dan mencapai target minimal yang disampaikan.

Melansir MNCS Daily Scoup Wave, Selasa, 6 Januari 2026, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii], sehingga indeks masih berpeluang menguat ke rentang area 8.852-8.905.

Support: 8.705-8.584
Resistance: 8.822-8.870

Berikut empat saham yang berpeluang menguat hari ini:

ENRG – Buy on Weakness

ENRG menguat 3,35 persen ke level Rp1.695 dan didominasi oleh volume pembelian, meskipun volume cenderung turun. Diperkirakan posisi ENRG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5.
Buy on Weakness: Rp1.550-Rp1.630
Target Price: Rp1.800-Rp1.895
Stoploss: di bawah Rp1.490

PSAB – Buy on Weakness

PSAB menguat 5,41 persen ke level Rp585 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, pergerakannya pun mampu berada di atas MA60. Analis memperkirakan, posisi PSAB saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave B.
Buy on Weakness: Rp555-Rp575
Target Price: Rp605-Rp645
Stoploss: Di bawah Rp545

TPIA – Spec Buy

TPIA ditutup flat ke level Rp7.125 dan disertai oleh munculnya tekanan jual. Selama masih mampu berada di atas Rp6.825 sebagai stoploss maka posisi TPIA saat ini sedang berada pada bagian akhir dari wave [b] dari wave A.
Spec Buy: Rp6.900-Rp6.975
Target Price: Rp7.225-Rp7.500
Stoploss: di bawah Rp6.825

WIFI – Buy on Weakness

WIFI menguat 6,01 persen ke level Rp3.530 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, namun penguatannya belum mampu break MA20. Saat ini, analis memperkirakan, posisi WIFI sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: Rp3.430-Rp3.500
Target Price: Rp3.780-Rp3.930
Stoploss: di bawah Rp3.310

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post OJK Pastikan Implementasi PSAK 117 di Industri Asuransi RI Berjalan dengan Baik
Next Post OJK Ramal Industri Dana Pensiun Tumbuh Double Digit di 2026

Member Login

or