1
1

IHSG Diprediksi Terkoreksi, Berikut 4 Saham yang Disarankan untuk Hari Ini

Investor sedang mengamati perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi sebanyak 0,31 persen ke level 8.265 pada penutupan perdagangan saham di hari kemarin, Kamis, 12 Februari 2026. Level tersebut disertai dengan munculnya tekanan jual, serta pergerakannya sempat mencapai target terdekat.

Melansir MNCS Daily Scoup Wave, Jumat, 13 Februari 2026, dalam kasus terbaik, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8.377-8.440. Namun analis meminta agar investor tetap mewaspadai akan adanya lanjutan koreksi ke 8.155-8.202.

Support: 7.863-7.712
Resistance: 8.354-8.517

Berikut empat saham yang jadi rekomendasi hari ini:

BKSL – Buy on Weakness

BKSL menguat 7,09 persen ke level Rp151 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu break dari klaster MA20 dan MA60. Saat ini, diperkirakan posisi BKSL sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: Rp142-Rp150
Target Price: Rp161-Rp169
Stoploss: di bawah Rp135

|Baca juga: Bank Jakarta Dukung Pelita Jaya Jakarta Arungi Musim Kompetisi Bola Basket 2026

|Baca juga: Hadapi Tantangan Struktural, Penjaminan Polis Diminta Wajib Jaga Keseimbangan Bisnis Asuransi

ELSA – Buy on Weakness

ELSA terkoreksi 3,25 persen ke level Rp745 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Analis memperkirakan posisi ELSA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.
Buy on Weakness: Rp675-Rp745
Target Price: Rp795-Rp830
Stoploss: di bawah Rp655

ENRG – Buy on Weakness

ENRG menguat 13,36 persen ke level Rp1.400 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatannya mampu menembus klaster MA20 dan MA60. Saat ini, diperkirakan posisi ENRG sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [i] dari wave 5.
Buy on Weakness: Rp1.225-Rp1.305
Target Price: Rp1.460-Rp1.585
Stoploss: di bawah Rp1.180

|Baca juga: AAJI: Peranan OJK dan BEI Jadi Fondasi Penting Jaga Kepercayaan Industri dan Investor

|Baca juga: Permata Bank Syariah Cetak Laba Rp785,3 Miliar di 2025

PSAB – Buy on Weakness

PSAB menguat 2,78 persen ke level Rp555 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan oleh MA60. Analis memperkirakan, posisi PSAB sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave A dari wave (B).
Buy on Weakness: Rp515-Rp540
Target Price: Rp605-Rp635
Stoploss: di bawah Rp505

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Hadapi Tantangan Struktural, Penjaminan Polis Diminta Wajib Jaga Keseimbangan Bisnis Asuransi
Next Post Bos Asei Yakin Program Penjaminan Polis Tekan Risiko Bailout Fiskal Negara

Member Login

or