1
1

IHSG Diramal Lanjutkan Penguatan, 4 Saham Pilihan Ini Direkomendasikan untuk Trading

Ilustrasi. | Foto: Freepik/pikisuperstar

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat 0,64 persen ke level 9.133 pada penutupan perdagangan saham, Senin sore, 19 Januari 2026. Meski volume beli masih mendominasi, namun intensitas transaksi cenderung menurun.

Melansir MNCS Daily Scoup Wave, Selasa, 20 Januari 2026, posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii] dengan area penguatan yang berada di kisaran 9.123-9.151.

Support: 9.008-8.956
Resistance: 9.192-9.152

Seiring dengan pergerakan IHSG tersebut, analis merekomendasikan empat saham pilihan yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini:

GZCO – Buy on Weakness

GZCO menguat 6,25 persen ke level Rp272 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Analis memperkirakan posisi GZCO saat ini sedang berada pada bagian dari wave (B).
Buy on Weakness: Rp264-Rp268
Target Price: Rp280-Rp296
Stoploss: di bawah Rp262

|Baca juga: Juda Agung Mundur dari Deputi Gubernur BI, Istana dan DPR Proses Penggantinya

INET – Spec Buy

INET menguat 10,58 persen ke level Rp575 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Saat ini posisi INET diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (B) dari wave [B].
Spec Buy: Rp545-Rp565
Target Price: Rp620-Rp660
Stoploss: di bawah Rp540

JPFA – Buy on Weakness

JPFA menguat 2,96 persen ke level Rp2.780 namun disertai dengan munculnya tekanan jual. Analis memperkirakan posisi JPFA sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 5.
Buy on Weakness: Rp2.670- Rp2.720
Target Price: Rp2.840- Rp3.030
Stoploss: di bawah Rp2.570

|Baca juga: Manajemen Maximus Insurance (ASMI) Buka Suara terkait Fluktuasi Saham

|Baca juga: KB Bank (BBKP) Salurkan Kredit Rp10,64 Triliun dari Dana Rights Issue Rp11,9 Triliun

|Baca juga: RKAB 2026 Disetujui, Vale Indonesia (INCO) Lanjutkan Operasional dan Keberlanjutan Investasi

SMRA – Buy on Weakness

SMRA terkoreksi 1,95 persen ke level Rp402 dan masih didominasi oleh tekanan jual meskipun cenderung mengecil. Analis memperkirakan posisi SMRA saat ini sedang berada pada bagian dari wave ii dari wave (iii).
Buy on Weakness: Rp390- Rp402
Target Price: Rp416- Rp442
Stoploss: di bawah Rp380

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Bank DBS Indonesia Bidik Produk Bancassurance Tumbuh 2 Digit di 2026
Next Post OJK Sebut Ada 9 Pindar Belum Penuhi Ketentuan Ekuitas Minimum Rp12,5 Miliar

Member Login

or