1
1

Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI Usai IHSG Babak Belur 2 Hari Beruntun

Iman Rachman mengumumkan pengunduran diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI). | Foto: Media Asuransi/Sarah Dwi Cahyani

Media Asuransi, JAKARTA – Iman Rachman mengumumkan pengunduran diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI). Keputusan itu Iman ambil buntut anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama dua hari kemarin.

Iman menegaskan pengunduran diri dari orang nomor satu di BEI menjadi keputusan terbaik yang diambil. Ia menjelaskan keputusan itu diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap anjloknya pasar modal.

“Sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, (saya) menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujar Iman, kepada para awak media, di press room BEI, Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026.

|Baca juga: AAUI Godok Skema Asuransi Parametrik untuk Lindungi Aset Pemerintah

|Baca juga: IHSG Terjun Bebas, Begini Respons AAUI!

“Selanjutnya, Manajemen BEI akan menjalankan prosedur sesuai dengan dokumen tata kelola perusahaan dan ketentuan yang berlaku,” tambah Iman.

Ia berharap langkah pengunduran dirinya menjadi keputusan terbaik untuk arah pasar modal ke depan. “Semoga dengan pengunduran diri saya ini, pasar modal kita jadi lebih baik,” ujarnya.

|Baca juga: BTN (BBTN) Berencana Akuisisi Perusahaan Asuransi di 2026, Ini Respons AAUI!

|Baca juga: IFG Progress: Lemahnya Sistem Peringatan Dini Bisa Hambat Skema Asuransi Bencana

|Baca juga: AAUI Minta Industri Reasuransi Masuk dalam Program Penjaminan Polis

Sebelumnya, IHSG terpantau merosot tajam. Hal itu terjadi setelah investor merespons pernyataan indeks global yaitu Morgan Stanley Capital International (MSCI). Dalam pengumumannya, MSCI memutuskan untuk menerapkan pembekuan perubahan indeks sementara terhadap pasar modal Indonesia.

IHSG ditutup melemah pada perdagangan Kamis, 29 Januari 2026. IHSG terpangkas 88,35 poin atau 1,06 persen ke 8.232,20 pada akhir perdagangan. Sebanyak 214 saham naik, 521 saham turun, dan 73 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di bursa pada hari itu mencapai 97,43 miliar saham dengan total nilai Rp66,93 triliun.

|Baca juga: Cegah Turun Kelas Selevel Bangladesh, Ketua OJK Akan Berkantor di BEI

|Baca juga: OJK: Kesenjangan Perlindungan Asuransi terkait Bencana Alam di RI Masih Tinggi

IHSG sempat anjlok tajam delapan persen di awal perdagangan dan membuat Bursa Efek Indonesia kembali melakukan trading halt. IHSG pun ditutup melemah 5,91 persen atau terpangkas 492 poin ke level 7.828,47 pada perdagangan akhir sesi I.

Namun sejak awal sesi II hingga akhir perdagangan, IHSG berbalik menguat usai pernyataan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan melakukan reformasi terkait kenaikan free float share dan juga transparansi kepemilikan saham emiten.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post AAUI Godok Skema Asuransi Parametrik untuk Lindungi Aset Pemerintah
Next Post IHSG Terjun Bebas, Begini Respons AAUI!

Member Login

or