Media Asuransi, JAKARTA – PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur), perusahaan wealth tech berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resmi meluncurkan fitur investasi saham dalam aplikasi Makmur. Peluncuran ini juga menandai kemitraan strategis Makmur dengan OCBC Sekuritas, bagian dari OCBC Group, untuk menghadirkan pengalaman investasi saham yang lebih mudah, aman, dan terintegrasi dalam satu platform.
Direktur Utama Makmur, Sander Parawira, menyampaikan bahwa potensi pasar modal Indonesia terus menunjukkan ruang pertumbuhan yang sangat besar, khususnya pada investasi saham. “Melalui aplikasi Makmur, kami ingin menyediakan akses inklusif bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia untuk bisa mulai berinvestasi saham dengan lebih percaya diri, transparan, dan terarah,” katanya dalam keterangan resmi yang dikutip Selasa, 27 Januari 2026.
|Baca juga:Alamtri Resmi (ADRO) Alihkan 1,36 Miliar Saham Hasil Buyback, Ini Dampaknya!
Dilengkapi berbagai fitur unggulan, investor dapat melakukan perdagangan saham sekaligus mengakses portofolio terkurasi dari para ahli (expert) yang telah diseleksi secara ketat oleh Makmur, termasuk financial advisor dan mitra manajer investasi.
Chief Investment Officer Makmur, Stefanus Dennis Winarto, menjelaskan bahwa fitur-fitur saham di aplikasi Makmur dirancang berdasarkan pemahaman mendalam terhadap pain points yang umumnya kerap dialami oleh investor ritel. “Kami melihat banyak investor membutuhkan lebih dari sekadar fitur jual beli saham,” katanya.
Dia tambahkan, para investor ini memerlukan panduan, transparansi, dan alat bantu analisis. “Karena itu, Makmur menghadirkan fitur-fitur yang jarang ditemukan di aplikasi lain, seperti order book analysis, broker flow, broker distribution, hingga curated portfolio, agar investor bisa mengambil keputusan dengan informasi menyeluruh,” jelas Stefanus.
|Baca juga:OCBC Sekuritas Jalin Kemitraan dengan Makmur untuk Akses Investasi Saham
Beberapa fitur perdagangan saham yang tersedia di aplikasi Makmur:
- Day/Regular Trading
Memberikan opsi pada investor untuk melakukan transaksi:
– Day trading: membeli dan menjual saham dalam satu hari perdagangan, dengan sistem otomatis (force sell) jika saham masih dimiliki hingga akhir sesi.
– Regular trading: membeli dan menjual saham untuk jangka waktu lebih panjang, tanpa batasan waktu tertentu.
- Trading Limit (Buying Power)
Fitur yang memberikan nasabah kemampuan membeli saham dengan memanfaatkan fasilitas pembiayaan, tersedia untuk saham-saham likuid dan tertentu sesuai ketentuan.
- Advance Orders
Fitur untuk membantu investor mengatur strategi transaksi saham secara lebih terencana melalui berbagai tipe order, meliputi:
– Market Order: instruksi beli atau jual saham pada harga terbaik yang tersedia di pasar pada saat order dibuat.
– Limit Order: instruksi beli atau jual saham pada harga tertentu atau yang lebih menguntungkan.
– Stop Market Order: instruksi beli saham apabila harga mencapai di atas trigger price, atau jual saham apabila harga turun di bawah trigger price. Setelah harga trigger tercapai, order dieksekusi sebagai Market Order.
– Stop Limit Order: instruksi beli saham apabila harga mencapai di atas trigger price, atau jual saham apabila harga turun di bawah trigger price. Setelah harga trigger tercapai, order dieksekusi sebagai Limit Order.
– Trailing Stop: instruksi penjualan saham secara Market Order apabila harga pasar turun di bawah persentase tertentu dari harga tertinggi sebelumnya.
|Baca juga:INVESTASI SAHAM: Ini Dia Panduan Membaca Laporan Keuangan Perusahaan
Selain jenis order, investor juga bisa menentukan durasi order sesuai kebutuhan:
– Good for Day (GFD), berlaku selama satu hari perdagangan.
– Good till Canceled (GTC), tetap aktif hingga dibatalkan manual atau sampai maksimal 30 hari kalender.
– Good till Date (GTD), tetap aktif hingga dibatalkan manual atau berakhir setelah 90 hari kalender.
- Order book analysis
Menampilkan daftar antrian order beli dan jual saham pada setiap level harga secara real-time, sehingga investor dapat memantau dinamika permintaan dan penawaran di pasar.
- Broker information, yang menampilkan:
– Broker Summary: menampilkan ringkasan transaksi beli dan jual saham oleh masing-masing broker dalam periode tertentu.
– Broker Flow: menunjukkan aliran dan tren aktivitas pembelian dan penjualan saham oleh broker dalam periode tertentu.
– Broker Distribution: visualisasi transaksi akumulasi atau distribusi antar broker pada saham tertentu untuk membantu analisis pergerakan saham.
- Curated portfolio, menampilkan portofolio terkurasi dari ahli (expert) setelah investment advisor dan manajer investasi diseleksi oleh Makmur.
Editor: S. Edi Santosa
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
