1
1

Kepemilikan Investor Asing di Saham Bumi Resources (BUMI) Terus Susut, Porsi Kini Hanya di Bawah 5%

Ilustrasi. | Foto: Bumi Resources

Media Asuransi, JAKARTA – Kepemilikan saham investor asal China, Chengdong Investment Corporation, di PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun ke bawah ambang batas lima persen. Hal itu terjadi setelah melakukan serangkaian aksi divestasi sejak akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026.

Mengutip keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 13 Januari 2026, Chengdong secara bertahap melepas saham BUMI melalui pasar reguler, baik sebagai pemilik langsung maupun tidak langsung melalui kustodian HSBC Fund Services A/C Chengdong Investment Corp-Self.

Dalam periode 23 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026, Chengdong menjual total 3.713.353.900 saham BUMI dengan harga di kisaran Rp363 per saham hingga Rp461 per saham. Dari transaksi tersebut, Chengdong berpeluang meraup dana sekitar Rp1,35 triliun hingga Rp1,71 triliun.

|Baca juga: Masa Jabatan Budi Tampubolon Habis, AAJI Tunjuk Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma Jadi Plt Ketua Dewan Pengurus

|Baca juga: OJK Siap Terbitkan Aturan Baru Free Float di 2026, Begini Progresnya!

|Baca juga: Bos OJK Minta Penyaluran Kredit dan Pembiayaan UMKM Capai Target di 2026

Sebelum aksi penjualan dilakukan, Chengdong tercatat menguasai 22.276.410.130 saham atau setara 5,99 persen kepemilikan di BUMI. Setelah rangkaian divestasi tersebut, jumlah saham yang dimiliki menyusut menjadi 18.563.056.230 saham dengan porsi kepemilikan turun menjadi 4,99 persen.

Aksi jual dilakukan secara bertahap hampir setiap hari perdagangan. Penjualan dimulai pada 23 Desember 2025 dengan pelepasan ratusan juta saham di harga Rp383 hingga Rp386 per saham, lalu berlanjut pada 24 Desember, 29 Desember, hingga 30 Desember 2025 di rentang harga Rp363 hingga Rp374 per saham.

Memasuki Januari 2026, divestasi masih berlanjut dengan transaksi di harga yang lebih tinggi, bahkan mencapai Rp461 per saham, sebelum ditutup pada 8 Januari 2026.

Di tengah aksi jual tersebut, pergerakan saham BUMI di pasar juga terpantau terus memerah. Pada penghujung perdagangan intraday Selasa, 13 Januari 2026 pukul 15.50 WIB harga saham BUMI terkoreksi 6,88 persen ke level Rp 404 per saham.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Transaksi HARBOLNAS, BINA, dan EPIC Sale Tembus Rp122,28 Triliun
Next Post MIR Insurance Brokers Umumkan Perubahan Alamat Kantor

Member Login

or