1
1

Komisaris Erwin Ciputra Borong 2,3 Juta Saham Chandra Daya Investasi (CDIA)

Ilustrasi. | Foto: Chandra Daya Investasi

Media Asuransi, JAKARTA – Komisaris PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) Erwin Ciputra melakukan aksi korporasi pribadi yang signifikan dengan memborong jutaan lembar saham perusahaan. Langkah strategis ini menambah daftar panjang petinggi emiten yang memperkuat kepemilikannya di awal 2026.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi BEI, aksi itu sekaligus memberikan sinyal positif bagi para pelaku pasar. Transaksi besar ini dilakukan dalam beberapa tahap pada 29 Januari 2026. Erwin mengakuisisi total 2,3 juta unit saham dengan rentang harga pembelian yang bervariasi, mulai dari Rp1.100 hingga Rp1.245 per lembar saham.

Aksi beli ini mencuri perhatian karena sebelumnya Erwin tercatat belum memiliki satu pun lembar saham di emiten berkode CDIA tersebut. Melalui serangkaian transaksi ini, status kepemilikan Erwin berubah drastis dari nol menjadi pemegang 0,001 persen hak suara di perusahaan yang bergerak dalam bidang investasi tersebut.

|Baca juga: AAUI Siapkan Amunisi Utama untuk Tingkatkan Penetrasi Asuransi Bencana di RI

|Baca juga: Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI Usai IHSG Babak Belur 2 Hari Beruntun

|Baca juga: Profil Iman Rachman, Bos BEI yang Mengundurkan Diri Buntut IHSG Jeblok

Erwin Ciputra menjelaskan seluruh transaksi pembelian saham ini dilakukan secara langsung melalui pasar modal. Ia menegaskan pelaporan ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap regulasi yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait transparansi kepemilikan saham bagi pejabat perusahaan terbuka.

“Sesuai dengan Pasal 2 Ayat 1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor POJK 4/2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka, melaporkan bahwa saya telah memiliki saham perusahaan terbuka,” ujar Erwin, dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Senin, 2 Februari 2026.

Manajemen CDIA mengungkapkan tujuan utama dari aksi borong saham oleh sang komisaris ini murni untuk kepentingan investasi pribadi. Dengan total volume transaksi mencapai 2,3 juta lembar, langkah ini dipandang sebagai bentuk kepercayaan mendalam manajemen terhadap nilai fundamental perusahaan.

|Baca juga: LPS Sebut Reasuransi Tidak Ikut Program Penjaminan Polis, Begini Tanggapan Bos MAIPARK!

|Baca juga: AAUI Godok Skema Asuransi Parametrik untuk Lindungi Aset Pemerintah

|Baca juga: IHSG Terjun Bebas, Begini Respons AAUI!

Hingga saat ini, Erwin dipastikan tidak bertindak sebagai pemegang saham pengendali meskipun kepemilikannya meningkat pesat dalam satu hari perdagangan. Keabsahan dan kebenaran seluruh rincian transaksi tersebut telah dijamin sepenuhnya oleh pihak pelapor sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Pemberi Kuasa dan penerima kuasa bertanggung jawab penuh terhadap seluruh akibat hukum yang timbul dan menjamin kebenaran atas seluruh data, informasi, keterangan dan/atau dokumen yang dilaporkan,” pungkas Erwin.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Allo Bank Indonesia (BBHI) Siapkan Rp60,65 Miliar untuk Lanjutkan Buyback Saham
Next Post Direktur BCA Lianawaty Suwono Borong 300 Ribu Lembar Saham BBCA

Member Login

or