1
1

Manajemen Sepatu Bata Buka Suara soal Volatilitas Saham

Investor sedang mengamati perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA — PT Sepatu Bata Tbk (BATA) menegaskan tidak terdapat informasi maupun fakta material yang belum diungkap ke publik terkait volatilitas transaksi saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Mengutip keterbukaan informasi BEI, Kamis, 15 Januari 2026, penegasan tersebut disampaikan manajemen sebagai respons atas permintaan penjelasan dari BEI terkait pergerakan transaksi efek perseroan dalam beberapa waktu terakhir.

Manajemen Bata menyatakan perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau kejadian material yang dapat memengaruhi nilai efek maupun keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.

“Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal,” ungkap Manajemen Bata.

Selain merujuk ketentuan OJK, perseroan juga memastikan tidak terdapat informasi material yang melanggar kewajiban penyampaian informasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Nomor I-E terkait kewajiban keterbukaan informasi oleh emiten.

|Baca juga: BREN, BRIS, PGEO, dan WIIM Direkomendasikan Beli untuk Jemput Cuan Hari Ini

|Baca juga: Permata Bank (BNLI) Siap Rambah Bisnis Paylater, Begini Progresnya!

Manajemen menegaskan hingga saat ini tidak ada kejadian penting yang belum diungkapkan kepada publik dan berpotensi memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perseroan.

Perseroan juga menyampaikan hingga tanggal surat tersebut diterbitkan, tidak terdapat aktivitas tertentu dari pemegang saham sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK Nomor 11/POJK.04/2017 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka.

Terkait rencana ke depan, Manajemen Bata menyatakan belum memiliki agenda tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana yang berpotensi berdampak terhadap pencatatan saham perseroan di bursa dalam jangka waktu paling tidak tiga bulan mendatang.

Manajemen juga mengonfirmasi belum menerima informasi apa pun dari pemegang saham utama terkait rencana perubahan kepemilikan saham.

“Sampai dengan tanggal surat ini, belum ada informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat memengaruhi harga efek perseroan serta kelangsungan hidup perseroan yang belum diungkapkan kepada publik,” tutup manajemen.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Permata Bank (BNLI) Siap Rambah Bisnis Paylater, Begini Progresnya!
Next Post Prajogo Pangestu Tambah Kepemilikan di BREN senilai Rp11,87 Miliar

Member Login

or