1
1

Manulife Wealth & Asset Management Menyelesaikan Akuisisi Schroders Indonesia

Manulife Wealth & Asset Management merupakan perusahaan manajemen investasi global bagian dari Group Manulife. | Foto: MAMI

Media Asuransi, JAKARTA – Manulife Wealth & Asset Management hari ini mengumumkan bahwa pihaknya telah menyelesaikan transaksi yang telah diumumkan sebelumnya, untuk mengakuisisi PT Schroder Investment Management Indonesia (Schroders Indonesia) melalui PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), setelah seluruh persyaratan penutupan terpenuhi, termasuk diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Nilai transaksi dari akuisisi ini tidak diungkapkan ke publik. Selesainya transaksi ini menandai dimulainya proses integrasi terstruktur antara MAMI dan Schroders Indonesia. Selama periode integrasi, Manulife Wealth & Asset Management akan beroperasi di Indonesia melalui MAMI dan Scrhoders Indonesia secara paralel, mempertahankan struktur masing-masing sambil mempersiapkan proses penggabungan secara bertahap.

Nasabah, mitra, dan karyawan akan menerima pemberitahuan secara berkala terkait branding, perubahan produk, serta penyempurnaan operasional untuk memastikan kejelasan dan kesinambungan sepanjang proses transisi.

|Baca juga: Danamon, Manulife Indonesia, dan Universitas Prasetiya Mulya Berkolaborasi Hadirkan Prasmul EduWealth

Chief Executive Officer Wealth and Asset Management, Asia, Manulife, Fabio Fontainha, mengatakan bahwa penyelesaian akuisisi ini mencerminkan komitmen jangka panjang perseroan di Indonesia dan semakin memperkuat posisi MAMI sebagai manajer investasi terbesar di Indonesia.

Dengan menggabungkan kapabilitas dua manajer investasi terkemuka, Manulife membangun platform yang lebih kuat dan siap menghadapi masa depan dengan skala yang lebih besar, kapasitas inovasi yang lebih tinggi, dan wawasan global untuk memperluas rangkaian solusi dan layanan investasi kami, dengan tetap memberikan nilai tambah bagi nasabah perseroan. “Langkah ini memperkokoh fondasi pertumbuhan kami dan memposisikan kami untuk menghadapi dinamika pasar dengan lebih jelas serta tetap fokus memberikan nilai jangka panjang,” kata Fabio dalam keterangan tertulis.

Melalui akuisisi ini, posisi kuat MAMI di pasar serta wawasan investasi globalnya, akan dilengkapi dengan keahlian investasi lokal Schroders Indonesia dan hubungan jangka panjangnya dengan mitra distribusi maupun nasabah institusi. Bersama-sama, platform gabungan ini akan menghadirkan skala yang lebih besar, sumber daya investasi yang lebih mendalam, dan rangkaian solusi yang lebih luas untuk memberikan hasil jangka panjang yang menarik di berbagai siklus pasar.

|Baca juga: Manulife Tunjuk Bos Baru, Berikut Sosoknya!

Sementara itu, CEO & President Director PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Afifa, mengatakan bahwa ini merupakan momen penting bagi kedua organisasi. Ketika MAMI memasuki usia ke-30, akuisisi ini bukan sekadar transaksi, tetapi membuka babak baru dalam perjalanan kami untuk memberikan dampak yang lebih luas.

“Menggabungkan talenta dan keahlian MAMI dan Schroders Indonesia meningkatkan kemampuan kami dalam menghadirkan solusi investasi berkualitas tinggi dan memperkuat kepemimpinan kami di industri manajer investasi Indonesia yang terus bertumbuh,” tuturnya.

CEO & President Director Schroders Indonesia, Michael T. Tjoajadi, menambahkan bahwa selama lebih dari tiga dekade, tim perseroan telah berdedikasi membangun citra terpercaya dan berfokus pada nasabah. “Bergabung dengan MAMI merupakan babak penting berikutnya, sambil tetap menjaga kekuatan dan budaya yang kami banggakan, sekaligus menghadirkan akses terhadap sumber daya yang lebih luas, kapabilitas yang lebih dalam, dan peluang pertumbuhan baru. Kami siap memberikan kontribusi melalui keahlian kami dalam organisasi besar dengan reputasi tinggi ini,” jelasnya.

|Baca juga: MAMI Perkirakan Kebijakan Pemerintah di 2026 Masih Pro Pertumbuhan

Sebelum akuisisi ini, MAMI telah lama dikenal sebagai manajer investasi terbesar di Indonesia, didukung rekam jejaknya yang kuat di industri investasi nasional. MAMI menawarkan rangkaian solusi lengkap yang mencakup reksa dana, kontrak pengelolaan dana, dan berbagai produk syariah. Per 31 Desember 2025, MAMI mengelola dana investasi sebesar Rp124,3 triliun, dan melayani lebih dari 2,5 juta nasabah, mencerminkan jangkauan lokal yang luas serta platform layanan keuangan yang kuat.

Sedangkan Schroders Indonesia telah beroperasi di Indonesia sejak 1991, dan membangun bisnis pengelolaan investasi pada 1997. Perusahaan ini telah berkembang menjadi salah satu manajer investasi terkemuka di Indonesia, dengan fokus kuat pada keunggulan dan solusi yang berorientasi pada nasabah, menyediakan layanan investasi yang komprehensif untuk membantu nasabah mencapai tujuan keuangan mereka.

Schroders Indonesia memiliki tim investasi lokal yang solid dan jaringan distribusi yang luas melalui mitra distribusi, serta hubungan yang kuat dengan investor institusi terkemuka. Sejak 2003, Schroders Indonesia telah menerima lebih dari 140 penghargaan di tingkat perusahaan maupun produk, dari lembaga lokal dan internasional. Per Desember 2025, Schroders Indonesia mengelola aset lebih dari Rp53 triliun.

Editor: S. Edi Santosa

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post AAUI Yakin Program Kampung Nelayan Jadi Peluang Baru bagi Industri Asuransi
Next Post Inflasi Maret 2026 Sebesar 3,48% Yoy

Member Login

or