“Hal ini mencerminkan tingginya minat investor terhadap ETF berbasis pasar uang ini, sekaligus komitmen Indo Premier untuk menghadirkan produk investasi yang inovatif, likuid, dan relevan dengan kebutuhan pengelolaan kas investor di pasar modal Indonesia,” ujar Direktur IPIM, Noviono Darmosusilo di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 29 Desember 2025.
Direktur Indo Premier Sekuritas, Paulus Soehianto, menambahkan bahwa XRDNmemiliki keunggulan yang memberikan fleksibilitas lebih bagi investor.
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Related Posts
Emiten
Laba BBTN 2025 Capai Rp3,5 Triliun, Target Harga Saham Direvisi Jadi Rp1.800
Jumat, 13 Februari 2026
News in Brief
UUS OCBC (NISP) Catat DPK Tumbuh 27% Jadi Rp10,9 Triliun di 2025
Jumat, 13 Februari 2026
News in Brief
