1
1

Prediksi IHSG di Awal Pekan dan 4 Saham yang Direkomendasikan untuk Jemput Cuan

Ilustrasi. | Foto: pikisuperstar/Freepik

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075 pada penutupan perdagangan Kamis lalu. Namun, level tersebut disertai munculnya tekanan jual dengan target 9.100 sudah tercapai.

Melansir MNCS Daily Scoup Wave, Senin, 19 Januari 2026, posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii] dengan mencermati area koreksi yang dapat terjadi di rentang 8.970-9.039 dan area penguatan yang berada di 9.123-9.151.

Support: 8.956-8.908
Resistance: 9.077-9.012

Berikut empat saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas:

CTRA – Buy on Weakness

CTRA menguat 3,87 persen ke level Rp940 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Analis memperkirakan posisi CTRA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii].
Buy on Weakness: Rp900-Rp920
Target Price: Rp960-Rp975
Stoploss: di bawah Rp880

ITMG – Buy on Weakness

ITMG menguat 0,56 persen ke level Rp22.275 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun pergerakannya masih tertahan oleh MA60. Analis memperkirakan posisi ITMG sedang berada pada bagian akhir dari wave [i] dari wave 1.
Buy on Weakness: Rp22.175-Rp22.275
Target Price: Rp22.475-Rp22.675
Stoploss: di bawah Rp22.125

RAJA – Spec Buy

RAJA terkoreksi 0,74 persen ke level Rp6.700 dan disertai dengan adanya tekanan jual. Selama masih mampu berada di atas Rp6.525 sebagai stoploss maka posisi RAJA saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (4).
Spec Buy: Rp6.625-Rp6.700
Target Price: Rp6.975-Rp7.500
Stoploss: di bawah Rp6.525

KLBF – Sell on Strength

KLBF terkoreksi 2,03 persen ke level Rp1.205 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, namun koreksinya tertahan oleh MA20. Analis memperkirakan posisi KLBF saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave 2, sehingga KLBF masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 1.095-1.165 sekaligus menutup area selisihnya.
Sell on Strength: Rp1.215-Rp1.230

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Saham Berfluktuasi, Manajemen Indika Energy (INDY) Tegaskan Belum Ada Rencana Aksi Korporasi
Next Post Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah

Member Login

or