1
1

Produksi 2025 Naik, Medco Energi (MEDC) Tetapkan Target Agresif di 2026

Ilustrasi. | Foto: Medco Energi Internasional

Media Asuransi, JAKARTA – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengumumkan kinerja operasional tahun buku 2025 serta menegaskan kembali panduan kinerja untuk 2026. Laporan keuangan audit untuk 2025 akan diumumkan sesuai dengan waktu pelaporan pada akhir Maret 2026.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 30 Januari 2026, panduan pada 2026 menargetkan produksi antara 165–170 mboepd, yang merupakan tingkat produksi tertinggi sepanjang sejarah perseroan.

Sedangkan pada 2025, Medco mencatat produksi sebesar 156 mboepd. Angka tersebut berada dalam kisaran panduan, didukung oleh proyek-proyek baru di Blok B Natuna serta peningkatan kepemilikan operasi di PSC Corridor menjadi 70 persen.

Pada kuartal IV/2025, Manajemen Medco merinci produksi minyak dan gas mencapai puncaknya sebesar 178 mboepd dan rata-rata 176 mboepd selama kuartal tersebut. Di sisi volume penjualan listrik, panduan pada 2026 menargetkan penjualan listrik sebesar 4.550 GWh dengan kontribusi energi terbarukan 24 persen.

|Baca juga: Cegah Turun Kelas Selevel Bangladesh, Ketua OJK Akan Berkantor di BEI

|Baca juga: OJK: Kesenjangan Perlindungan Asuransi terkait Bencana Alam di RI Masih Tinggi

|Baca juga: OCBC (NISP) Bukukan Laba Bersih Rp5,1 Triliun di 2025

Sepanjang 2025, Medco Power membukukan penjualan listrik sebesar 4.371 GWh, dengan pertumbuhan penjualan energi terbarukan sebesar 25 persen yang berasal dari IPP baru di Ijen dan Bali Timur.

Untuk penambahan cadangan dan sumber daya yakni cadangan 2P pada akhir 2025 meningkat menjadi 564 mmboe (2024: 493 mmboe). Lalu, indeks umur cadangan 2P meningkat menjadi 11,4 tahun (2024: 10,4 tahun), serta sumber daya kontinjensi 2C pada akhir 2025 juga meningkat menjadi ~1 miliar boe (2024: 896 mmboe).

Lebih lanjut, perseroan mencatatkan total imbal hasil pemegang saham sebesar 27 persen pada 2025, dengan pengembalian dana sebesar US$110 juta kepada pemegang saham melalui dividen sebesar US$80 juta dan pembelian kembali saham sebesar US$30 juta.

Chief Executive Officer MedcoEnergi, Roberto Lorato, menyampaikan, perseroan memasuki 2026, tetap fokus untuk terus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan melalui pertumbuhan, keunggulan operasional, serta disiplin dalam pengelolaan modal.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS
Next Post Oona Insurance (ABDA) Umumkan Pergantian Sekretaris Perusahaan Baru, Siapa Dia?

Member Login

or