1
1

PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) Bukukan Laba Bersih Rp69,1 Miliar di 2025

PT Digital Mediatama Maxima Tbk yang merupakan perusahaan rintisan (start up) yang berfokus pada platform digital trade marketing dan pengiklanan berbasis cloud. | Foto: DMMX

Media Asuransi, JAKARTA – PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) mencatatkan kinerja yang kuat di akhir tahun fiskal 2025. Perusahaan membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp69,1 miliar di tahun fiskal 2025, melonjak dibandingkan dengan kerugian bersih sebesar Rp51,4 miliar di tahun fiskal 2024.

Peningkatan ini terutama didukung oleh kinerja operasional yang lebih kuat, bersamaan dengan pergeseran positif pada pos-pos non-operasional. Khususnya dari investasi, yang bergeser dari kerugian sebesar Rp67,9 miliar di tahun fiskal 2024 menjadi keuntungan sebesar Rp18,7 miliar di tahun fiskal 2025.

|Baca juga: Digital Mediatama Maxima (DMMX) Dirikan Anak Usaha Baru

Dalam keterangan resmi yang dikutip Kamis, 2 April 2026, disebutkan bahwa perusahaan mencatatkan total pendapatan sebesar Rp693,8 miliar di tahun fiskal 2025, menurun dibandingkan dengan Rp1,17 triliun di tahun fiskal 2024, yang mencerminkan pengurangan yang disengaja pada aktivitas Trade Marketing yang berkualitas rendah. Meskipun menyebabkan penurunan pendapatan, hal ini memungkinkan perusahaan untuk fokus pada segmen bisnis yang lebih berkelanjutan dan bernilai lebih tinggi.

Di sisi lain DMMX menunjukkan peningkatan laba kotor sebesar 38,8 persen year on year (yoy) dari Rp82,3 miliar pada 2024 menjadi Rp114,2 miliar pada 2025. Peningkatan ini terutama didorong oleh kontribusi yang lebih kuat dari segmen-segmen utama.

Laba kotor dari Penjualan Perangkat Keras meningkat secara signifikan sebesar 242,1 persen yoy dari Rp12,8 miliar pada 2024 menjadi Rp43,7 miliar pada 2025, didukung oleh penyebaran perangkat yang lebih tinggi dan monetisasi yang lebih baik.

|Baca juga: DMMX Memperluas Jangkauan Digital Cloud Signage Berbasis AI ke Amerika Selatan

Infrastruktur sebagai Layanan (Infrastructure-as-a-Service) juga berkinerja baik, dengan laba kotor meningkat sebesar 32,8 persen yoy dari Rp34,1 miliar pada 2024 menjadi Rp45,3 miliar pada 2025, mencerminkan kekuatan bisnis berulangnya.

Selain itu, Advertising Exchange Hub terus tumbuh, dengan laba kotor meningkat sebesar 137,2 persen yoy, didukung oleh meningkatnya permintaan akan solusi periklanan digital.

Secara keseluruhan, peningkatan ini lebih dari cukup untuk mengimbangi penurunan di segmen yang memberikan kontribusi lebih rendah dan menghasilkan peningkatan signifikan dalam margin laba kotor, dari 7,0 persen pada tahun fiskal 2024 menjadi 16,5 persen pada tahun fiskal 2025.

Perbaikan ini berdampak pada kinerja operasional. Dengan biaya operasional yang relatif stabil di Rp58,6 miliar pada tahun fiskal 2025 dibandingkan dengan Rp57,5 miliar pada tahun fiskal 2024, perusahaan mencatat peningkatan pendapatan operasional sebesar 124,2 persen yoy dari Rp24,8 miliar menjadi Rp55,6 miliar. Hal ini mencerminkan pengendalian biaya yang lebih baik dan leverage operasional yang lebih kuat di seluruh bisnis.

Editor: S. Edi Santosa

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Trinity Re Adakan Halal bi Halal Bersama Mitra Bisnis
Next Post PELNI Berikan Diskon Tarif 20% untuk Muatan Kontainer Periode Pascalebaran

Member Login

or