1
1

Saham Elnusa (ELSA) Tembus Nilai Tertinggi Sejak IPO di Harga Rp770

Gedung Elnusa. | Foto: Elnusa

Media Asuransi, JAKARTA – PT Elnusa Tbk (ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi, mencatatkan capaian penting di pasar modal dengan menembus level tertinggi sepanjang sejarah atau All Time High (ATH) di harga Rp770 pada perdagangan Rabu, 4 Februari 2026.

Secara year-to-date (ytd), saham ELSA telah menguat lebih dari 40 persen, mencerminkan respons positif pasar atas konsistensi kinerja operasional perseroan serta prospek pertumbuhan yang dinilai solid oleh investor.

Level tersebut terjadi seiring dengan meningkatnya minat investor terhadap emiten jasa energi yang memiliki fundamental kuat, portofolio bisnis terdiversifikasi, serta eksposur strategis terhadap ketahanan energi nasional.

Corporate Secretary Elnusa Rustam Aji menyampaikan apresiasi pasar terhadap saham Elnusa tidak terlepas dari capaian kinerja operasi yang tetap resilien di tengah dinamika industri energi.

“Sepanjang 2025, Elnusa mampu menjaga kesinambungan kinerja melalui penguatan operational excellence, penerapan teknologi yang tepat guna, serta budaya keselamatan kerja yang konsisten di seluruh lini bisnis,” kata Rustam, dikutip dari keterangan resminya, Rabu, 11 Februari 2026.

|Baca juga: Direktur BFI Finance Sutadi Borong 1,18 Juta Saham BFIN, Jadi Pengendali?

|Baca juga: Astra Sedaya Finance Siapkan Rp1,52 Triliun untuk Pelunasan Obligasi Jatuh Tempo

|Baca juga: PBI Dinonaktifkan, BPJS Kesehatan Ungkap 3 Cara Aktifkan Kembali Status Kepesertaan JKN

Sejalan dengan pencapaian itu, di segmen jasa hulu migas terintegrasi, Elnusa menyelesaikan sejumlah proyek seismik strategis di berbagai wilayah kerja utama. Sementara di lini Oil Field Services, Elnusa menuntaskan lima sumur HWU-150K di wilayah kerja Pertamina EP Cepu dengan penerapan standar HSSE secara penuh.

Sedangkan pada bisnis EPCOM, perseroan menyelesaikan proyek EPC Booster Pump lebih cepat dari jadwal serta mengamankan kontrak baru di lingkungan Pertamina Group, mencerminkan keandalan eksekusi proyek dan tingkat kepercayaan pelanggan yang berkelanjutan.

Kontribusi signifikan juga datang dari segmen distribusi dan logistik energi melalui Elnusa Petrofin, yang mencatat pertumbuhan volume penyaluran bahan bakar sebesar 29 persen serta perolehan 42 proyek baru sepanjang 2025.

Kinerja ini memperkuat posisi Elnusa sebagai bagian penting dalam rantai pasok energi nasional sekaligus memperluas basis pendapatan yang berulang.

Pada segmen jasa penunjang migas, Elnusa memperluas jejak internasional melalui ekspansi layanan OCTG di Aljazair serta keterlibatan dalam proyek survei seismik 3D di perairan Songkhla, Thailand. Di sisi lain, bisnis data dan warehouse management mengelola 253 kontrak aktif dengan tingkat utilisasi aset mencapai 95 persen.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Mahkamah Konstitusi Lanjutkan Sidang Uji Pasal 304 KUHD terkait Polis Asuransi
Next Post AAJI Respons Positif Sejumlah Upaya Strategis OJK untuk Redam Fluktuasi Pasar Modal

Member Login

or