Media Asuransi, JAKARTA – Investasi aset crypto dikenal memiliki potensi keuntungan besar, namun juga penuh dengan volatilitas harga yang sering membuat investor bingung menentukan waktu terbaik untuk membeli.
Strategi Dollar-Cost Averaging (DCA) hadir sebagai solusi sederhana namun efektif untuk berinvestasi secara konsisten. Investor tidak perlu pusing dan bingung, melainkan cukup menyisihkan dana dengan jumlah tetap secara rutin. Artikel Pintu Academy ini akan membahas pengertian dan cara kerja DCA, manfaat, hingga cara memulai DCA untuk Bitcoin, Ethereum,dan altcoin lainnya.
Dikutip dari Pintu Academy, platform edukasi aplikasi PINTU, Dollar-Cost Averaging (DCA) adalah sebuah strategi investasi yang membantu mengurangi ketidakpastian soal kapan waktu terbaik untuk masuk pasar, karena kita cukup mengikuti jadwal investasi tetap yang sudah ditentukan. Strategi ini juga mendorong disiplin untuk berinvestasi secara rutin.
|Baca juga: Unduh Aplikasi PINTU Hanya di Google Play
Strategi DCA cukup sederhana, kita hanya perlu mengalokasikan sejumlah dana untuk membeli aset secara rutin (seperti mingguan atau bulanan) tanpa peduli harga aset. Tujuan utama DCA adalah mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang.
DCA adalah strategi investasi yang sederhana namun efektif untuk mengumpulkan aset dalam jangka panjang. Intinya, strategi ini mendorong kita untuk berinvestasi secara rutin dan disiplin, yang sangat bermanfaat terutama saat pasar sedang berfluktuasi.
Lalu, bagaimana cara kerja DCA crypto? Mari kita buat skenario, jika harga Bitcoin saat ini $50.000 dan kamu langsung membeli dengan sistem lump sum, maka kamu akan mendapatkan 1 BTC dengan harga dasar (cost basis) $50.000. Jika dana $50.000 tersebut dibagi menjadi lima kali dengan strategi DCA, misalnya di $50.000/BTC, $45.000/BTC, dan $25.000/BTC. maka rata-rata harga dasar pembelian kamu bisa turun menjadi $40.000 per BTC. Dari skenario ini, kamu akan mengumpulkan total 1,4 BTC.
|Baca juga: Trader Aktif Bulanan Pintu Futures Melesat Hampir 500%!
Dengan berinvestasi jumlah yang sama secara konsisten, kita akan membeli lebih banyak unit saat harga murah dan lebih sedikit unit saat harga mahal.
Dalam jangka panjang, strategi ini bisa membantu menurunkan rata-rata biaya pembelian per unit aset.
Parameter Penting dalam Memilih Crypto
- Ketahanan (Durability): Sejak kapan aset ini hadir di pasar? Karena DCA biasanya dilakukan dalam jangka panjang (bertahun-tahun), kripto yang dipilih sebaiknya sudah terbukti memiliki rekam jejak dan bertahan lama.
- Tren Pasar: Lihat sentimen pasar dan tren yang berkembang di media sosial, portal berita, dan komunitas kripto. Apakah orang-orang melihat proyek ini positif atau sebaliknya?
- Metriks Utama: Perhatikan volume perdagangan, riwayat pergerakan harga, dan likuiditas. Faktor-faktor ini bisa membantu menilai potensi jangka panjang.
Meski terlihat sederhana dan efektif, strategi DCA crypto juga punya beberapa risiko yang perlu diperhatikan. DCA crypto memang bisa membantu mengurangi risiko membeli di harga puncak, tapi tidak memberikan perlindungan penuh jika pasar jatuh terus-menerus.
DCA adalah salah satu strategi paling sederhana yang bisa digunakan siapa saja, baik pemula maupun berpengalaman. Tidak butuh analisis teknikal rumit, tidak perlu menebak timing pasar, dan bisa berjalan otomatis melalui program tabungan/investasi rutin.
|Baca juga: Mempertimbangkan Aset Kripto untuk Perencanaan Dana Pensiun
Strategi menambahkan dana secara rutin ke akun investasi membangun kebiasaan secara disiplin seperti menabung. Nilai portofolio akan terus bertambah, meskipun aset yang ada kadang sedang turun nilainya.
Mengelola Emosi dalam Investasi. Banyak investor terjebak dalam investasi emosional, misalnya karena takut rugi besar setelah membeli sekaligus. DCA membantu mengurangi faktor emosional ini. Dengan strategi beli rutin, investor bisa lebih fokus pada tujuan jangka panjang tanpa mudah terpengaruh berita atau hype jangka pendek dari media maupun pasar.
Bagi investor crypto di Indonesia yang masih bertanya-tanya terkait cara DCA crypto, kini menerapkan strategi DCA jadi lebih mudah berkat dukungan berbagai platform dan exchange lokal. Salah satu aplikasi yang menyediakan fitur ini adalah Pintu.
Saat ini, Pintu telah menghadirkan fitur Auto DCA, yaitu layanan yang memungkinkan pengguna membeli aset crypto secara otomatis dan rutin dengan jumlah tetap. Investor dapat menjadwalkan pembelian harian, mingguan, atau bulanan sesuai kebutuhan, tanpa harus repot melakukan transaksi manual setiap kali.
Dengan adanya Auto DCA, pengguna bisa berinvestasi lebih disiplin, konsisten, dan terhindar dari stres mencoba menebak waktu terbaik masuk pasar. Fitur ini sangat cocok bagi investor pemula maupun berpengalaman yang ingin berinvestasi crypto jangka pajang.
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
