1
1

Tokocrypto Catat Pertumbuhan Signifikan

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana saat memaparkan kinerja. | Foto: Tokocrypto

Media Asuransi, JAKARTA – Tokocrypto, pedagang aset kripto di Indonesia, mencatatkan pertumbuhan bisnis yang solid dan berkelanjutan sepanjang 2025. Kinerja positif ini ditandai dengan peningkatan jumlah pengguna, ekspansi produk, serta penguatan ekosistem industri kripto nasional.

Hingga akhir 2025, Tokocrypto telah melayani lebih dari 4,8 juta pengguna, dengan pertumbuhan pengguna aktif tahunan (year on year) mencapai 75 persen. Sepanjang 2025, total nilai transaksi Tokocrypto tercatat melampaui Rp160 triliun dengan pangsa pasar lebih dari 40 persen, mencerminkan kuatnya kepercayaan serta tingginya aktivitas perdagangan pengguna.

|Baca juga:Mempertimbangkan Aset Kripto untuk Perencanaan Dana Pensiun

Dari sisi produk, Tokocrypto menyediakan lebih dari 480 pasangan perdagangan berbasis rupiah (IDR pairs), menempatkannya sebagai salah satu exchange kripto di Indonesia dengan pilihan IDR pair terbanyak.

Selain itu, Tokocrypto telah menjalin lebih dari 100 kemitraan brand strategis serta secara aktif mendorong edukasi kripto nasional melalui 168+ inisiatif literasi yang menjangkau lebih dari 125 ribu peserta di 50+ kota, termasuk menjadi exchange pertama yang menggelar kegiatan literasi kripto secara offline di Papua.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan strategi perusahaan yang fokus pada kepercayaan, inovasi, dan tata kelola yang kuat. Langkah ini sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan untuk memposisikan diri sebagai pemimpin pasar.

|Baca juga: Bursa Kripto Baru Diharapkan Dongkrak Pertumbuhan Industri Aset Kripto Indonesia

“Pertumbuhan perusahaan tidak hanya berfokus pada akuisisi pengguna, tetapi juga pada keberlanjutan bisnis. Kami terus membangun perusahaan yang sehat secara finansial, inovatif dalam produk, serta patuh terhadap regulasi. Saat ini, Tokocrypto menjadi salah satu dari sedikit startup dan exchange kripto resmi di Indonesia yang memiliki pondasi keuangan yang solid dan berkelanjutan,” ujar Calvin dalam keterangan terulis yang dikutip Senin, 2 Februari 2026.

Dia tambahkan, dari sisi pengembangan produk, Tokocrypto terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Ada layanan staking dengan lebih dari 80 aset kripto, fitur AI Analysis untuk analisis sentimen pasar, Rewards Hub.

Selain itu ada pengembangan fitur lanjutan seperti QRIS Deposit dan Futures atau Derivatif yang akan segera hadir di tahun ini. “Seluruh inovasi ini dibangun di atas standar keamanan dan kepatuhan regulasi yang ketat untuk melindungi pengguna,” jelas Calvin.

Editor: S. Edi Santosa

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Wahyu Utomo: Ekonomi RI Tahan Banting di Tengah Guncangan Global
Next Post Sumarjono: 3 Tantangan Industri Asuransi di 2026

Member Login

or