1
1

Antonius Kosasih Terjerat Kasus Korupsi di Taspen, Pengamat: Fungsi Pengawasan Wajib Dipertajam!

Suasana konferensi pers penahanan tersangka dugaan TPK kegiatan investasi di PT Taspen TA 2019. | Foto: Instagram @official.kpk

Media Asuransi, JAKARTA – Pengamat asuransi Tri Djoko Santoso menyoroti kasus yang menimpa PT Taspen saat di bawah kepemimpinan Antonius Kosasih. Dari kasus itu, dirinya menekankan pentingnya penguatan sistem manajemen risiko dan pengawasan internal agar kasus serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

|Baca juga: BI Rate Dipangkas, Bos Bank Mandiri (BMRI): Sinyal Positif bagi Dunia Usaha

|Baca juga: Waduh! Pengamat Sebut Kasus Jiwasraya Bikin Premi Asuransi Lari ke Luar Negeri

Tri Djoko menyampaikan saat ini sebenarnya sudah tersedia berbagai mekanisme pengawasan, baik internal perusahaan maupun eksternal. Ia menyebutkan sejumlah fungsi penting seperti keberadaan komisaris termasuk komisaris independen, audit internal yang berasal dari kalangan independen, komite audit, serta pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Ada pula proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test, serta kewajiban pelaporan secara menyeluruh,” ujarnya, kepada Media Asuransi, dikutip Jumat, 29 Agustus 2025.

Menurutnya kejadian yang menimpa Taspen saat di bawah kepemimpinan Antonius Kosasih lantaran mekanisme yang dijalankan tidak secara benar dan utuh. Tri menegaskan semua fungsi pengawasan dan proses yang sudah ada seharusnya dipertajam penerapannya ke depan.

|Baca juga: LPS Klaim Kinerja Perbankan Tetap Kinclong di Tengah Ketidakpastian Global

|Baca juga: Pemerintah Genjot Pembiayaan di Sektor Produktif Lewat 4 Skema Kredit, Apa Saja?

Pengawasan juga harus dilakukan secara tegas dan menyeluruh tanpa pilih, termasuk terhadap pejabat tinggi di perusahaan. “Fungsi- fungsi dan proses pengawasan baik internal maupun eksternal yang telah ada ini seharusnya dipertajam ke depannya tanpa pilih bulu,” pungkasnya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Airlangga Beberkan Jurus Konsumsi untuk Dongkrak Ekonomi RI Capai 8%
Next Post IHSG Diprediksi Melemah, Ajaib Sarankan Koleksi Saham RAJA, SILO, BRMS

Member Login

or