Media Asuransi, GLOBAL – Harga emas pada perdagangan awal tahun terpantau menguat. Pada perdagangan sesi Asia, Jumat, 2 Januari 2026, logam mulia diperdagangkan di US$4.374,13 per troy ons atau naik 1,19 persen, setara US$51,52 pada pukul 11.05 WIB.
|Baca juga: Harga Emas Terkoreksi Respons Prospek Bunga The Fed
Sebelumnya, pada malam pengujung tahun 2025, harga emas jatuh ke zona merah. Emas mengalami koreksi 0,46 persen ke level US$ 4.317 per troy ons pada Rabu malam, 31 Desember 2025 waktu AS, disebabkan aksi ambil keuntungan para trader.
|Baca juga: 5 Rahasia Investasi Emas Digital: Praktis, Cocok untuk Pemula, dan Tanpa Modal Besar!
Faktor geopolitik memanasi harga aset safe haven ini di awal tahun. Setelah perang Ukraina – Rusia dan ketegangan Timur Tengah antara Israel dan Iran, kini muncul sumber konflik baru di Selat Taiwan, antara China dan Taiwan yang berpotensi melibatkan Jepang.
|Baca juga: Reksa Dana Bursa Emas Syariah Pertama di Indonesia
Dalam pidato Tahun Baru, Presiden Taiwan Lai Ching-te mengatakan bertekad untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan memperkuat pertahanan terhadap invasi asing. Pernyataan ini ia lontarkan hanya sehari setelah berakhirnya latihan militer berskala besar China di sekitar perairan Taiwan.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
