Media Asuransi, GLOBAL – Harga emas mengalami pelemahan pada perdagangan akhir pekan, Jumat, 9 Januari 2026 seiring menguatnya dolar AS sebagai mata uang penilai harga logam mulia.
|Baca juga: Harga Emas Melejit di Awal Tahun Baru
Aset safe haven ini diperdagangkan di US$4.471,63 per troy ons, atau melemah 0,13 persen (5,93 poin) pada pukul 17.06 WIB.
Dolar AS melesat ke level tertinggi hampir satu bulan, seiring pelaku pasar bersiap menghadapi keputusan Mahkamah Agung Amerika terkait penggunaan kewenangan darurat tarif oleh Presiden Donald Trump.
Pembatalan tarif dapat berdampak pada pendapatan pemerintah, mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan melepaskan gelombang volatilitas baru di seluruh pasar.
|Baca juga: Harga Emas Terkoreksi Respons Prospek Bunga The Fed
Penguatan dolar membuat permintaan emas yang dihargai dengan dolar menurun karena menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
Data Non Farm Payroll atau data penyerapan tenaga kerja di sektor non pertanian diprediksi akan membuka 66 ribu lowongan baru, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang membuka 64 ribu lapangan kerja.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
